Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Butuh Rp10,49 Triliun, Pemerintah Tawarkan Tol Kediri-Tulungagung ke Investor

Pemerintah menawarkan proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) Jalan Tol Kediri–Tulungagung dengan nilai investasi mencapai Rp10,49 triliun.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Desember 2021  |  13:20 WIB
Butuh Rp10,49 Triliun, Pemerintah Tawarkan Tol Kediri-Tulungagung ke Investor
Salah satu jembatan bentang panjang di jalan tol Cipularang, Jawa Barat. Jalan tol yang beroperasi sejak 2005 itu menjadi akses penting bagi konektivitas Jakarta-Bandung. - Jasa Marga
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah menawarkan proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) Jalan Tol Kediri–Tulungagung dengan nilai investasi mencapai Rp10,49 triliun.

Reni Ahiantini, Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mengatakan bahwa Jalan Tol Kediri–Tulungagung direncanakan memiliki panjang 44,51 kilometer dengan masa konsesi 50 tahun melalui skema user charge.

“Direncanakan Proyek Tol Kediri–Tulungagung akan memasuki tahap pelelangan pada kuartal III/2022,” katanya, Senin (20/12/2021).

Proyek Jalan Tol Kediri–Tulungagung merupakan salah satu proyek KPBU bersifat unsolicited yang diprakarsai oleh PT Gudang Garam Tbk.

Proyek tersebut merupakan kelanjutan dari Jalan Tol Kertosono–Kediri yang bertujuan untuk mendukung pembangunan dan pengembangan kawasan Bandara Kediri.

Kehadiran jalan tol tersebut diharapkan dapat mempermudah akses menuju kawasan Jawa Timur bagian selatan.

Proyek KPBU Jalan Tol Kediri–Tulungagung merupakan perwujudan komitmen pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur di Indonesia untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Pengerjaan tol itu juga diharapkan bisa memberikan manfaat langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat. Manfaat langsung yang nantinya dapat dirasakan oleh masyarakat dari proyek KPBU jalan tol itu adalah dapat menurunkan biaya operasional kendaraan dan nilai waktu, serta mengurangi waktu tempuh ke Bandara Kediri.

“Selain itu terkait manfaat tidak langsung dari proyek jalan tol tersebut juga adalah peningkatan pendapatan atas produksi wilayah setempat, dikarenakan kelancaran mobilitas hasil produksi, serta meningkatnya nilai lahan yang sejalan dengan terbangunnya kawasan di sekitar jalan tol tersebut,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol Kementerian PUPR

Sumber : Antara

Editor : Lili Sunardi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top