Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hindari Penumpukan Penumpang saat Nataru, ASDP Tidak Jual Tiket di Pelabuhan

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan tidak akan menjual tiket di pelabuhan guna mengantisipasi penumpukan penumpang saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 15 Desember 2021  |  20:15 WIB
Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi dalam media gathering di Jakarta, Rabu (15/12/2021). -  Bisnis/Rahmi Yati
Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi dalam media gathering di Jakarta, Rabu (15/12/2021). - Bisnis/Rahmi Yati

Bisnis.com, JAKARTA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan tidak akan menjual tiket di pelabuhan guna mengantisipasi penumpukan penumpang saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi mengatakan, perseroan akan menerapkan pembelian tiket online melalui aplikasi Ferizy guna menghindari penumpukan penumpang di pelabuhan yang kerap terjadi pada jam-jam tertentu.

“Kami tidak melayani go show, seluruh calon penumpang dioptimalkan pada aplikasi Ferizy, sehingga tidak terjadi penumpukan di terminal,” kata Ira dalam media gathering di Jakarta, Rabu (15/12/2021).

Dengan begitu, dia mengingatkan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan pada libur Nataru agar memesan tiket melalui aplikasi Ferizy sesuai kuota yang telah ditetapkan.

ASDP, lanjutnya, hanya menyediakan tiket dengan jumlah tertentu di periode waktu pemesanan tertentu pula. Penerapan skema tersebut diharapkan dapat menghindari penumpukan penumpang, sekaligus menghindari terjadinya interaksi antar-penumpang.

“Kami sadari, pada liburan panjang Nataru akan banyak orang melakukan perjalanan, karena itu kami melakukan antisipasi dengan aplikasi yang telah kami sediakan,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Komersial dan Pelayanan ASDP M. Yusuf Hadi menambahkan bahwa calon penumpang yang kehabisan tiket kapal bisa menunggu pada jam berikutnya.

Dia menegaskan, keselamatan dan kenyamanan calon penumpang merupakan prioritas bagi perusahaan. Selain itu, menjaga penerapan protokol kesehatan terlaksana dengan baik juga menjadi bagian dari target utama perseroan.

“Seluruh calon penumpang kami layani. Kalau pada jam pertama tiket sudah close, bisa menunggu jam berikutnya. Sistem penjualan dengan aplikasi Ferizy ini kami buat per jam. Dengan demikian, kekhawatiran terjadinya penumpukan penumpang dapat dihindari,” imbuh Yusuf.

Sebagai informasi, mulai 1 Desember 2021 ASDP menginformasikan bahwa perseroan hanya melayani penumpang dengan e-ticket Ferizy.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menegaskan, pihaknya hanya menerima e-ticket Ferizy berisi data lengkap sesuai kartu identitas dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta dokumen vaksin dan hasil negatif Antigen/PCR yang valid, ditunjukkan melalui aplikasi PeduliLindungi.

Dia pun meminta kepada pengguna jasa feri agar mengisi data penumpang dan kendaraan dengan benar sesuai Kartu Identitas dan STNK saat melakukan reservasi tiket online di Ferizy.

Saat proses check-in, pengguna jasa diminta agar menyiapkan dokumen e-ticket berisi data lengkap dan kartu identitas masing-masing penumpang.

“Mulai 1 Desember 2021, kami hanya menerima e-ticket berisi data lengkap sesuai identitas penumpang dan kendaraan,” tutur Shelvy.

Dia menambahkan, ketentuan itu berlaku bagi pengguna jasa di Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk. Dalam setiap perjalanan feri, pengguna jasa diimbau agar membeli tiket secara mandiri melalui www.ferizy.com atau aplikasi Ferizy dan sales channel resmi Ferizy, yaitu Gerai Alfamart dan Agen BRILink.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt asdp indonesia ferry Natal dan Tahun Baru
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top