Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IKM Komponen Otomotif Didorong Jadi Tumpuan Pemenuhan TKDN

TKDN diharapkan berdampak pada luasnya peluang bagi para IKM, terlebih apabila didukung dengan peningkatan produktivitas.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 09 Desember 2021  |  19:13 WIB
Petugas berdiri di dekat deretan mobil baru yang terparkir di PT Indonesia Terminal Kendaraan atau IPC Car Terminal, Cilincing, Jakarta, Kamis (11/2/2021).  - Antara Foto/Aprillio Akbar.
Petugas berdiri di dekat deretan mobil baru yang terparkir di PT Indonesia Terminal Kendaraan atau IPC Car Terminal, Cilincing, Jakarta, Kamis (11/2/2021). - Antara Foto/Aprillio Akbar.

Bisnis.com, JAKARTA - Industri kecil dan menengah (IKM) di sektor komponen otomotif dinilai memiliki peluang besar menangkap kebutuhan agen pemegang merek (PAM) dalam meningkatkan jumlah tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan IKM otomotif berperan strategis sebagai pemasok yang memproduksi komponen serta aksesoris mobil dan motor sesuai standar dan kualitas agen pemegang merek (APM).

Pada Januari-September 2021, jumlah penjualan kendaraan roda empat atau lebih di dalam negeri mencapai 627.545 unit. Adapun total penjualan kendaraan roda dua di dalam negeri pada periode tersebut sebesar 3,76 juta unit.

"Peningkatan TKDN diharapkan berdampak pada luasnya peluang bagi para IKM, terlebih apabila didukung dengan peningkatan produktivitas melalui implementasi ekosistem industri 4.0 dalam proses produksi," kata Agus pada acara Kick Off Ekosistem Industri dan Implementasi 4.0 pada IKM Alat Angkut, di Jakarta, Kamis (9/12/2021).

Agus menyebutkan sejumlah APM yang telah menjalin kemitraan dengan IKM seperti PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), PT Astra Honda Motor (AHM), PT Komatsu Indonesia, dan juga Tier 1 industri otomotif lainnya.

Selain itu, dia juga menggarisbawahi pentingnya adaptasi pemasaran digital dalam proses bisnis IKM komponen otomotif. Perkembangan penjualan ritel melalui platform digital melonjak hingga 65 persen saat pemberlakuan pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19. Hal itu membuktikan bahwa ekosistem digital yang diadaptasi industri, logistik dan ritel, memegang peranan penting bagi kestabilan ekonomi.

Sementara itu, Plt. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Ikma) Kemenperin, Reni Yanita mengungkapkan pihaknya akan mengembangkan ekosistem industri 4.0 di Sentra Logam Kabupaten Tegal guna mendukung produktivitas IKM alat angkut di daerah tersebut. Sebagian besar IKM di Tegal merupakan supplier dari APM kendaraan bermotor roda dua, roda empat, dan alat berat.

Kemenperin, lanjutnya, telah melaksanakan program penerapan industri 4.0 bagi IKM alat angkut melalui Pendampingan Implementasi Penerapan Teknologi 4.0 dengan pilot project pada PT Bimuda Karya Teknik (BKT) yang telah menjadi supplier PT Metindo Era Sakti (MES) sebagai Tier 1 dari PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Dalam pilot project tersebut, telah dilakukan pemasangan sensor Internet of Things (IoT) pada mesin produksi yang disertai dengan pendampingan tenaga ahli.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif mobil tkdn ikm
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top