Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Intip Persiapan Ruas Tol Trans Sumatra untuk Nataru

Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang operasional sepanjang 672 km yang terdiri dari tol Bakauheni – Terbanggi Besar sepanjang 140 km, tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 189 km, tol Kayu Agung – Palembang – Betung (Kayu Agung – Jakabaring) sepanjang 38 km.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 02 Desember 2021  |  18:33 WIB
Proyek jalan tol Trans Sumatra ruas Padang - Pekanbaru Seksi Padang - Sicincin hingga kini progresnya baru mencapai 37,989 persen dari panjang pengerjaan 36,2 kilometer, Sabtu (13/3/2021).  - Bisnis/Noli Hendra
Proyek jalan tol Trans Sumatra ruas Padang - Pekanbaru Seksi Padang - Sicincin hingga kini progresnya baru mencapai 37,989 persen dari panjang pengerjaan 36,2 kilometer, Sabtu (13/3/2021). - Bisnis/Noli Hendra

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) menyiapkan 672 kilometer Jalan Tol Trans Sumatra yang bakal beroperasi pada Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru) yang pada 20 Desember 2021–2 Januari 2022.

Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo mengatakan untuk Pulau Sumatra, Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang operasional sepanjang 672 km yang terdiri dari tol Bakauheni – Terbanggi Besar sepanjang 140 km, tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 189 km, tol Kayu Agung – Palembang – Betung (Kayu Agung – Jakabaring) sepanjang 38 km.

Ruas tol Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi sepanjang 62 km, tol Belawan – Medan – Tanjung Morawa sepanjang 43 km, tol Palembang – Indralaya sepanjang 22 km, tol Pekanbaru – Dumai sepanjang 132 km, tol Medan – Binjai sepanjang 18 km dan tol Sigli – Banda Aceh (Seksi 4 Indarpuri – Blang Bintang) sepanjang 30 km.

"Lalu tempat istirahat dan pelayanan di JTTS sejumlah 23 TIP yang berasal dari 20 TIP A, dan 3 TIP B," ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Rabu (1/12/2021).

Adapun ruas jalan nasional di Sumatra yang siap digunakan hingga akhir tahun ini sepanjang 7.918 km yang terdiri dari Jalan Lintas Barat sepanjang 2.562 km dengan kemantapan 97 persen, jalan Lintas Timur 3.019 km kemantapan 95 persen, dan jalan Lintas Tengah 2.338 km dengan kemantapan 93 persen.

John menuturkan untuk peningkatan layanan transaksi, akan disediakan juga mobile reader, mobile top up, dan penjualan kartu perdana uang elektronik pada GT dengan kepadatan lalu lintas tinggi. Pada ruas-ruas rawan kemacetan, akan disediakan 37 toilet cabin, 26 unit mobil tangki air, 10 bis toilet, 20 unit vacum tinja, dan 34 hidran umum di lokasi rest area jalan tol dan ruas jalan nasional. Sistem contra flow/one way/buka-tutup jalan tol akan diterapkan secara kondisional berdasarkan pemantauan lalu lintas di lapangan (CCTV/RTMS) dan/atau sesuai pengaturan Korlantas - Polri.

“Untuk mengantisipasi kondisi darurat, Tim Tanggap Bencana akan siap siaga pada titik-titik rawan bencana seperti banjir, genangan air, dan tanah longsor. Disiapkan juga Posko Siaga Sapta Taruna Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 yang tersebar di jaringan jalan nasional di seluruh Indonesia. Kementerian PUPR akan terus berkoordinasi dengan Kemenhub, Korlantas, BMKG, BUJT dan K/L lain yang terkait untuk mengantisipasi peningkatan penumpang menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022,” tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur jalan tol Natal dan Tahun Baru
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top