Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indonesia Punya Pusat Industri Digital, APR hingga Toyota Masuk Ekosistem

Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI) 4.0 akan menjadi bahan pamer permerintah Indonesia kepada perwakilan pimpinan negara-negara G20.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 02 Desember 2021  |  18:22 WIB
Pabrik mobil PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia tercatat sebagai mitra Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI) 4.0.  - TMMIN
Pabrik mobil PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia tercatat sebagai mitra Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI) 4.0. - TMMIN

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perindustrian resmi meluncurkan Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI) 4.0 dengan menggandeng 20 perusahaan mitra. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan PIDI akan dikunjungi perwakilan pimpinan negara-negara G20 dalam pertemuan pertama pada 8 Desember 2021.

"Indonesia akan menavigasi perkembangan dan mengarahkan perekonomian ke depan, sehingga kita harus menyiapkan ini bersama-sama, termasuk para mitra PIDI 4.0 untuk dapat segera mengisi fasilitas ini," kata Airlangga, Kamis (2/12/2021).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan PIDI menjalankan lima pilar untuk penerapan industri 4.0 di Indonesia. Pertama, sebagai pusat pameran untuk menunjukkan teknologi yang menciptakan efisiensi dan peningkatan produktivitas pada lini produksi.

"Showcase ini secara khusus diarahkan untuk industri makanan dan minuman serta otomotif dari industri tier 1 di Indonesia," kata Agus.

Kedua, pembangunan kapabilitas yang merupakan sarana peningkatan kompetensi bagi pejabat tinggi perusahaan di level manajer, teknisi, dan pekerja industri.

Ketiga, ekosistem yang membangun dan menyediakan akses ke industri 4.0. Fasilitas ini akan dikerjasamakan dengan institusi dari dalam dan luar negeri, mulai dari industri, penyedia teknologi, penyedia layanan, akselerator, institusi pendidikan, dan lembaga litbang.

Keempat, delivery center untuk pendampingan bagi perusahaan dalam proses transformasi, dari tahap discovery hingga pengembangan.

Sementara itu pilar kelima adalah engineering dan AI center yang menyelenggarakan dua kegiatan utama terkait, yaitu research brokerage dan testbed.

"Kami juga mengembangkan satelit-satelit PIDI 4.0 yang berlokasi di sekolah-sekolah politeknik, SMK, dan kawasan-kawasan industri. Fasilitas ini berfungsi sebagai media akselerasi penyiapan sumber daya manusia yang mampu menjadi agen transformasi industri 4.0," jelasnya.

Saat ini, 20 perusahaan telah bergabung sebagai mitra dalam ekosistem PIDI 4.0. Perusahan-perusahaan tersebut adalah PT Asia Pacific Rayon, Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), Arcstone Pte. Ltd., PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Indonesia, PT SKF Industrial Indonesia, PT Tata Sarana Mandiri, PT Indolakto, PT Schneider Indonesia, PT Omron Electronics, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Festo Company.

Selanjutnya, PT Andal Wahana Sinergi, PT Aldik Sejahtera Bersama, UMG Idealab, PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri, PT Widya Inovasi Indonesia, PT Lanius Inovasi Indonesia, PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa, PT Bogortech Pratama Internusa, PT Tekno Logika Utama.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manufaktur kementerian perindustrian Revolusi Industri 4.0
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top