Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Operasikan Charging Station di SPBU, Pertamina Bidik Peluang Pengisian Kendaraan Listrik

PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading Pertamina mengoperasikan lima unit charging station di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang dikelolanya untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 21 November 2021  |  11:43 WIB
Pengendara mengisi kendaraan listriknya di salah satu charging station yang ada di SPBU Pertamina. - Istimewa
Pengendara mengisi kendaraan listriknya di salah satu charging station yang ada di SPBU Pertamina. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading Pertamina mengoperasikan lima unit charging station di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang dikelolanya untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

Alfian Nasution, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, mengatakan bahwa transisi energi yang terjadi saat ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi perusahaan yang selama ini menyediakan produk bahan bakar minyak (BBM).

Tentu di satu sisi ini merupakan disrupsi bagi kami sebagai BUMN yang selama ini menyediakan produk BBM, namun di sisi lain kami melihat ini sebagai peluang bagaimana memanfaatkan jaringan ritel yang Pertamina miliki untuk dimanfaatkan, dan mendukung percepatan terciptanya ekosistem bagi kendaraan listrik,” kata Alfian melalui keterangan resmi, Minggu (21/11/2021).

Alfian menuturkan, charging station yang dioperasikan Pertamina Patra Niaga merupakan inovasi untuk kebutuhan energi masa depan yang terintegrasi dalam konsep baru SPBU ramah lingkungan, yakni green energy station (GES).

Sejak charging station tersebut digunakan, Pertamina Patra Niaga terus memantau transaksi dan jumlah daya listrik yang digunakan untuk melakukan pengisian baterai mobil listrik.

Sejak Februari hingga Oktober 2021, kata Alfian, setidaknya tercatat ada lebih dari 1.500 pengisian mobil listrik dengan total daya mencapai lebih dari 45.000 kilowatt hour (kWh).

“Saat ini mayoritas penggunaan charging station di SPBU GES Pertamina oleh kendaraan umum dan taksi online sebagai mitra kami dalam mengembangkan ekosistem hilir kendaraan listrik,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sekitar 10 persen dari pengguna charging station tersebut dimanfaatkan oleh pengguna kendaraan pribadi. Hal itu pun dimanfaatkan perusahaan dengan menyiapkan SPBU untuk pengembangan infrastruktur hilir kendaraan listrik.

Selain charging station, Alfian mengatakan bahwa saat ini Pertamina Patra Niaga juga sedang menyiapkan outlet dan layanan battery swapping station (BSS) bagi motor listrik yang juga akan berlokasi di beberapa SPBU GES di wilayah Jakarta.

“Sama seperti charging station, outlet dan layanan BSS akan kami coba kembangkan terlebih dahulu bersama mitra,” jelasnya.

Targetnya, program BSS itu akan berjalan secepatnya sebagai komitmen perusahaan terhadap salah satu poin environmental, social, and governance (ESG), yakni menyediakan akses energi yang lebih baik bagi masyarakat, sebagai upaya mendorong penurunan emisi karbon, serta untuk mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina spbu stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU)
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top