Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina akan Pasang PLTS 13 MWp di Blok Rokan

Konversi penggunaan sumber energi listrik dari yang berbasis fosil menjadi PLTS merupakan salah satu bentuk upaya pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK).
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 15 November 2021  |  20:25 WIB
Pertamina akan Pasang PLTS 13 MWp di Blok Rokan
Pekerja membersihkan panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa (2/2/2021). - ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Subholding Power & New Renewable Energy Pertamina Power Indonesia berencana untuk memasang pembangkit listrik tenaga surya di wilayah kerja Blok Rokan. Potensi tenaga surya yang bisa dikembangkan dalam jangka pendek adalah sebesar 13 megawatt peak.

Adapun, Pertamina Power Indonesia dan Pertamina Hulu Rokan melakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk penyediaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di wilayah kerja Rokan pada Senin (15/11/2021). 

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PHR Jaffee Arizon Suardin dan secara simbolis dilakukan Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis Fadli Rahman yang didampingi Direktur Proyek dan Operasi Norman Ginting mewakili Direktur Utama Pertamina Power Indonesia dan turut disaksikan oleh Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Mulyono .

“Transisi menuju energi terbarukan menjadi salah satu topik utama dan mendapatkan perhatian sangat besar. Kami sebagai holding agresif memfasilitasi kolaborasi antar subholding dan anak usaha untuk menggenjot penerapan transisi energi,” ujar Mulyono seperti dikutip dalam keterangan resminya, Senin (15/11/2021).

Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis Pertamina Powwer Indonesia Fadli Rahman menjelaskan kolaborasi antar dua entitas Pertamina tersebut merupakan bagian dari komitmen melakukan transisi energi di internal Pertamina.

Konversi penggunaan sumber energi listrik dari yang berbasis fosil menjadi PLTS merupakan salah satu bentuk upaya pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK).

Potensi peningkatan permintaan energi terbarukan, dikombinasikan dengan elektrifikasi industri dan peningkatan partisipasi perusahaan minyak dan gas dalam rantai nilai listrik, mempercepat konvergensi industri. Tren ini dapat mendorong kolaborasi yang memunculkan model bisnis baru dan membantu memajukan transisi energi.

Nota kesepahaman ini mencakup kerja sama strategis untuk melakukan studi kelayakan, pengembangan, dan potensi penerapan proyek PLTS, terutama PLTS qround-mounted.

“Pertamina NRE berkomitmen untuk memenuhi aspirasi transisi energi melalui pengembangan EBT, terutama di halaman sendiri,” ungkapnya.

Direktur Utama Pertamina Hulu Rokan Jaffee Arizon mengatakan pembangunan PLTS direncanakan untuk mendukung kebutuhan energi listrik di proses inti, perkantoran, perumahan, serta fasilitas pendukung lainnya.

Kerja sama strategis yang direncanakan dalam tiga tahap, yaitu jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Pada jangka pendek potensi kapasitas terpasang mencapai 13 MWp, jangka menengah memiliki potensi sampai dengan 40 MWp, dan untuk jangka panjang potensinya mencapai 150 MWp.

Untuk jangka pendek ditargetkan commercial operation date (COD) pada April 2022. "PHR mendapat amanah yang besar, kami ditantang dengan target yang tinggi, di saat yang sama kami juga merasa bangga Rokan dipercaya sebagai wilayah kerja untuk penerapan sejumlah program perbaikan dan inovasi, diantaranya EOR dan digitalisasi. Kolaborasi dalam transisi energi ini menambah daftar program tersebut,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina plts tenaga surya Blok Rokan
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top