Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Genjot Kendaraan Listrik, Pertamina Belum Buka Kemitraan SPKLU

PT Pertamina (Persero) menyatakan masih belum membuka peluang kerja sama untuk penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum atau SPKLU dengan masyarakat.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 03 November 2021  |  19:15 WIB
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) komersial pertama Pertamina di SPBU Fatmawati sudah mulai beroperasi, Kamis (10/12/2020).  - ANTARA
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) komersial pertama Pertamina di SPBU Fatmawati sudah mulai beroperasi, Kamis (10/12/2020). - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) menyatakan masih belum membuka peluang kerja sama untuk penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum atau SPKLU dengan masyarakat.

Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading Irto Ginting mengatakan bahwa kemitraan untuk SPKLU masih bersifat business to business (B2B), seperti yang dijalin dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Grab Indonesia.

Menurutnya, untuk kerja sama dengan masyarakat umum saat ini masih belum ada skema kemitraannya, karena skema bisnis SPKLU masih dalam tahap pengembangan dan finalisasi.

“Belum dibuka kemitraan SPKLU di SPBU,” katanya kepada Bisnis, Rabu (3/11/2021).

Pertamina Patra Niaga sendiri telah mengoperasikan enam SPKLU tipe fast charging yang masih tanpa biaya hingga komersialisasi pada akhir tahun ini.

Lokasi keenam SPKLU itu di SPBU COCO Fatmawati, SPBU COCO MT Haryono, SPBU COCO Lenteng Agung, SPBU COCO Kuningan, SPBU Area Bandara Soekarno Hatta, dan di Puspiptek BPPT Serpong, Tangerang.

Pengguna kendaraan listrik pun bisa datang langsung ke lokasi tersebut, dan melakukan pengisian baterai kendaraan listriknya. Waktu pengisian dengan SPKLU fast charging tersebut berkisar antara 30 menit hingga 1 jam.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution mengatakan, pengembangan Stasiun pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dilakukan untuk mendukung Peraturan Presiden Nomor 55/2019 mengenai percepatan ekosistem KBLBB, serta sebagai upaya kontribusi Pertamina dalam mendukung pengurangan emisi karbon.

“Sudah menjadi top of mind bahwa Pertamina adalah perusahaan penyedia bahan bakar primer bagi masyarakat Indonesia. Mengikuti perkembangan teknologi, serta sebagai upaya menuju penggunaan energi yang ramah lingkungan, Pertamina Patra Niaga di sisi hilir sejak 2020 terus mengembangkan infrastruktur pendukung ekosistem kendaraan listrik, yakni SPKLU yang bekerja sama dengan beberapa partner strategis,” jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina Kendaraan Listrik stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU)
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top