Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indonesia-Malaysia Teken Kontrak Dagang Total Rp1,2 Triliun

Indonesia dan Malaysia teken kontrak dagang hingga Rp1,2 triliun di tengah pelaksanaan pameran dagang Trade Expo Indonesia Digital Edition 2021.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 02 November 2021  |  17:43 WIB
Indonesia-Malaysia Teken Kontrak Dagang Total Rp1,2 Triliun
Trade Expo Indonesia
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perdagangan memfasilitasi penandatanganan 18 nota kesepahaman dan Single Purchasing Statement (SPS) antara pelaku usaha Indonesia dengan mitra dagang di Malaysia senilai US$87,89 juta ekuivalen Rp1,2 triliun di tengah pelaksanaan pameran dagang Trade Expo Indonesia Digital Edition (TEI–DE) 2021 yang berlangsung pada 21 Oktober–4 November 2021.

Penandatanganan ini meliputi komoditas makanan dan minuman, palm acid oil, kopi, teh, bumbu, minuman herbal, dan busana muslim.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi yang hadir secara virtual mengapresiasi perwakilan Indonesia di Malaysia dan para pelaku usaha yang berupaya meningkatkan kinerja ekspor ke Malaysia melalui kontrak dagang tersebut.

Dia menilai penandatanganan kontrak dagang ini menunjukkan kebangkitan perdagangan Indonesia dan Malaysia dalam beberapa tahun terakhir.

“Selama Januari–Agustus tahun ini, total perdagangan Indonesia dan Malaysia sudah mencapai US$13,4 miliar. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, peningkatannya luar biasa yaitu 49,3 persen. Ini capaian yang luar biasa. Kita patut mengapresiasi upaya perwakilan dalam membantu perbaikan kinerja ekspor perdagangan kita ke Malaysia,” kata Didi seperti dikutip dalam siaran pers, Selasa (2/11/2021).

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Hermono yang turut hadir menyaksikan penandatanganan mengatakan kondisi perekonomian di Malaysia saat ini sudah mulai pulih. Hal ini ditunjukkan dengan bergeliatnya berbagai sektor ekonomi seiring dengan pelonggaran kebijakan pembatasan sosial oleh pmerintah Malaysia.

“Berbagai sektor ekonomi sudah mulai berjalan di Malaysia, ini memberikan efek langsung terhadap meningkatnya permintaan berbagai produk khususnya dari Indonesia. Kami mengharapkan kondisi ini terus berkembang sehingga bisa kembali ke kondisi ekonomi sebelum Covid-19,” kata Hermono.

Pada Januari–Agustus 2021, Indonesia mencatatkan surplus perdagangan sebesar US$2,01 miliar dengan Malaysia. Surplus tersebut dihasilkan dari ekspor Indonesia ke Malaysia sebesar US$7,68 miliar dan impor Indonesia dari Malaysia sebesar US$5,67 miliar.

Jika dibandingkan dengan periode Januari–Agustus 2020, total perdagangan Indonesia dengan Malaysia tercatat sebesar US$9 miliar. Indonesia mencatatkan surplus perdagangan sebesar UA$593 juta. Surplus dihasilkan dari ekspor Indonesia ke Malaysia sebesar US$4,79 miliar dan impor Indonesia dari Malaysia sebesar US$4,20 miliar.

Penandatanganan turut disaksikan oleh Konsul Jenderal RI di Penang Bambang Suharto, Konsul RI di Tawau Heni Hamidah, dan Atase Perdagangan Kuala Lumpur Deden Muhammad Fajar Shiddiq.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perdagangan kemendag
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top