Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tes PCR Jadi Syarat Wajib Semua Transportasi Jelang Nataru

Pemerintah akan menjadikan tes PCR sebagai syarat wajib bagi semua penumpang moda transportasi jelang Nataru 2021.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 26 Oktober 2021  |  10:58 WIB
Warga menjalani tes usap atau swab test di GSI Lab (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium), Cilandak, Jakarta, Senin (2/11/2020). - Antara
Warga menjalani tes usap atau swab test di GSI Lab (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium), Cilandak, Jakarta, Senin (2/11/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah bakal menetapkan syarat wajib tes PCR untuk semua penumpang moda transportasi menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) guna mencegah kenaikan kasus Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengatakan penerapan aturan baru tersebut akan dilakukan secara bertahap. Nantinya, aturan ini mencakup untuk pengguna moda transportasi darat, laut, dan udara.

"Secara bertahap, penggunaan tes PCR akan diterapkan pada transportasi lainnya untuk mengantisipasi periode Nataru," kata Luhut dalam keterangan pers secara virtual, Selasa (26/10/2021).

Dia mengatakan saat ini tes wajib PCR hanya diberlakukan sebagai syarat naik pesawat. Rencananya penerapan syarat wajib PCR bagi semua moda transportasi akan dilakukan untuk mencegah kenaikan kasus Covid-19 jelang tahun baru.

“Meskipun kasus kita saat ini sudah rendah, belajar dari pengalaman negara lain kita tetap harus memperkuat 3T dan 3M supaya kasus tidak kembali meningkat, terutama menghadapi periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Secara bertahap penggunaan tes PCR akan juga diterapkan pada transportasi lainnya selama dalam mengantisipasi periode Nataru,” ujarnya.

Luhut mencontohkan, selama periode Nataru tahun lalu, mobilitas di Pulau Bali meningkat kendati kala itu PCR menjadi syarat utama penerbangan. Kondisi tersebut menyebabkan kasus Covid-19 melonjak.

"Dapat kami sampaikan bahwa mobilitas di Bali saat ini sudah sama dengan Nataru tahun lalu, dan akan terus meningkat sampai akhir tahun ini sehingga meningkatkan risiko kenaikan kasus," ujarnya.

Oleh sebab itu, Luhut mengatakan terdapat arahan dari Jokowi agar harga PCR dapat diturunkan menjadi Rp300.000 dan berlaku selama 3x24 jam untuk perjalanan pesawat. Hal ini untuk meringankan beban masyarakat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transportasi PCR
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top