Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Covid Melandai, Penjualan Pengembang Mulai Terangkat

Saat ini mulai banyak konsumen maupun investor membelanjakan uangnya untuk membeli properti .
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 25 Oktober 2021  |  10:35 WIB
Kawasan hunian Royal Tajur seluas 88 hektare di Bogor./Istimewa
Kawasan hunian Royal Tajur seluas 88 hektare di Bogor./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Pasar properti mulai menggeliat seiring dengan pelandaian, bahkan kecenderungan menurunnya kasus positif Covid-19 sejak Agustus 2021. Hal itu terlihat dari mulai banyaknya para konsumen maupun investor membelanjakan uangnya untuk membeli properti kembali.

General Manager PT Tajur Surya Abadi Hendra Gunawan mengatakan bahwa saat ini dengan situasi kesehatan masyarakat berangsur pulih dan aktivitas perekonomian makin meningkat, pemasaran menara kedua (Tower B) Royal Heights Apartment cukup mendapat respons positif dari masyarakat.

Royal Heights Apartment ditawarkan dengan segmen harga menengah Rp500 juta dan tipe terfavorit adalah satu kamar tidur dan dua kamar tidur, karena harga terjangkau dan sangat nyaman sebagai hunian keluarga muda serta juga mudah untuk disewakan.

Selain karena ekonomi yang membaik, capaian yang diraih pengembang Royal Heights Apartment yang berada di kawasan Royal Tajur, Bogor, ini juga tidak terlepas dari kesuksesan penjualan Tower A yang sejak serah terima kunci pada Mei 2021 sudah laku terjual.

Tower A sudah 90% diserahterimakan dan sudah sekitar 70% dihuni baik huni tetap maupun dihuni oleh pemiliknya saat akhir pekan). Sebelumnya, serah terima unit dijanjikan pada Juni 2021, tetapi kenyataannya serah terima sudah dimulai sejak Mei 2021. 

“Dan kami sangat bersyukur pemasaran bisa sold out, pembangunan hingga serah terima Tower A sukses dilakukan pada masa pandemi. Sementara banyak apartemen harus memundurkan jadwal pembangunan dan serah terimanya karena dampak pandemi. Tak hanya itu, Tower A Royal Heights Apartment juga sudah beroperasi full karena sudah memiliki sertifikat laik fungsi,” kata Hendra melalui siaran pers, Senin (25/10/2021).

Kesuksesan lainnya, menurut Hendra, bisa ditanyakan kepada pembeli-pembeli unit di Tower A khususnya yang mengikuti program rental guarantee. Mereka sudah menikmati pendapatan sewa sejak Mei 2021. Satu-satunya apartemen yang langsung tersewa pada saat terima kunci. Penyewanya dicarikan oleh pengembang yang memang sudah kuat juga di bisnis hospitality karena merupakan grup R Hotel Rancamaya.

Dia menjelaskan bahwa tak kalah menariknya dengan Tower A, promo yang ditawarkan Tower B juga sangat menguntungkan pembeli, terutama bagi investor sebab saat ini, pengembang memberikan promo bombastis, yaitu pembeli mendapatkan fix income selama 4 tahun. Selama 2 tahun pertama selama pembangunan hingga selesai diberikan kembalian tunai yang kalau dihitung persentasenya itu lebih dari bunga deposito.

“Setelah dapat cashback selama unit sedang dibangun, pada saat serah terima kunci, sama dengan Tower A, kami jamin unit langsung tersewa selama dua tahun. Atau kalau investor ingin mengelola sendiri dipersilahkan juga. Jadi, 4 tahun pertama sejak membeli sudah pasti dapat profit setiap bulan,” kata Hendra. 

Jika dibandingkan dengan investasi kondotel yang sempat marak, Hendra mengeklaim bahwa investasi low-rise apartment di Royal Tajur lebih menguntungkan. Kalau kondotel, pemilik tidak dapat bebas memakai unitnya alias dijatah. Namun, di Royal Heights Apartment, setelah serah terima, konsumen yang menentukan, mau dikelola pengembang sesuai rate yang ditentukan atau ingin dikelola sendiri, atau mau dihuni. Keputusannya ada di konsumen. 

“Jika disewakan, pemilik unit tidak lagi dibebankan dengan service charge, rekening air dan listrik, karena akan ditagihkan ke penyewa. Jadi sangat cocok untuk investor. Sementara untuk kondotel ada beban management dan marketing fee,” ujarnya. 

Hendra menuturkan bahwa selain konsep investasinya yang menarik, Tower B memiliki pemandangan lebih bagus, yaitu ke kolam renang, pegunungan, dan hutan kota (biotrop). 

Meski ‘judulnya’ apartemen, tuturnya, tinggal di Royal Heights Apartment serasa sedang liburan di vila pribadi, dengan parkir luas dan eksklusif untuk penghuni.

“Harusnya saat ini paling tepat beli unit di Tower B, Royal Heights Apartment, karena ketika serah terima, virus Corona sudah menjadi endemi bukan lagi pandemi sehingga pariwisata booming, pasti demand sewa melonjak tinggi, investor yang memiliki unit apartemen di sini cuan gede,” kata Hendra.

Royal Heights Apartment berada dalam kawasan pengembangan Royal Tajur seluas 88 hektare dengan 30 hektare di antaranya sudah dikembangkan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apartemen bogor Covid-19
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top