Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Begini Progres Pembangunan Menara Royal Heights Apartment di Bogor

Pengembang memberi voucer gratis kepada konsumen yang telah membeli kaveling, rumah, atau apartemen di Royal Tajur selama periode Januari–Oktober 2020.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 09 November 2020  |  12:33 WIB
Royal Heights Apartment, Bogor. - Istimewa/Bisnis
Royal Heights Apartment, Bogor. - Istimewa/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — PT Tajur Surya Abadi, pengembang perumahan Royal Tajur, Bogor, mengungkapkan bahwa saat ini progres pembangunan menara pertama Royal Heights Apartment sudah mencapai 90 persen.

Bangunan fisik hunian vertikal tersebut selesai akhir Desember 2020, sedangkan pada Januari 2021, proses sertifikat laik fungsi, dan serah terima unit bisa dilaksanakan mulai April 2021 secara bertahap. Pada bulan ini, pengembang akan men-setup unit contoh riil langsung di apartemen.

“Pada awal 2021, tower kedua akan kami launching. Progres pembangunan tower kedua saat ini sudah mencapai 25 persen, basement sudah jadi. Ini berarti Royal Heights Apartment satu-satunya apartemen di Bogor yang belum dipasarkan, tapi progres pembangunannya sudah di posisi 25 persen,” kata Hendra Gunawan, General Manager Royal Tajur, melalui siaran pers, Senin (9/11/2020).

Progres pembangunan fisik apartemen yang cukup cepat, lanjut Hendra, karena melihat besarnya animo masyarakat pada penjualan menara pertama cukup baik meski pada masa pandemi.

Adapun, target pasar Royal Heights Apartment adalah investor karena dalam kondisi seperti ini sebagian orang yang memiliki dana simpanan yang cukup besar  sedang mempertimbangkan investasi yang menguntungkan.

Di samping gencarnya penjualan apartemen, Royal Tajur juga memasarkan rumah tapak di beberapa klaster yang harganya mulai dari Rp990 juta hingga Rp3,2 miliar.

Ada juga kaveling eksklusif yang berada di Avebury Boulevard yang merupakan produk baru yang penjualannya sudah mulai dibuka. Kaveling ini ditawarkan dengan luas mulai 200 meter ersegi hingga 330 meter persegi, harga mulai Rp1,6 miliar.

Selain itu, kata Hendra, pihaknya memberi voucer gratis kepada konsumen yang telah membeli kaveling, rumah atau apartemen di Royal Tajur selama periode Januari–Oktober 2020.

Dia mengatakan bahwa pihaknya bersyukur selama pandemi, penjualan kaveling, rumah, dan apartemen di Royal Tajur relatif masih stabil dan sebagai ungkapan terima kasih Royal Tajur mengapresiasi pembelinya dengan memilih tiga pembeli untuk mendapat voucer senilai sampai dengan Rp75 juta setiap bulan periode November—Desember 2020, nilai enam voucher itu sebesar Rp300 juta.

Voucer tersebut, katanya, dapat digunakan sebagai uang muka pembelian unit pada menara pertama Royal Heights Apartment, yang berada di kawasan perumahan tersebut.

“Misalnya, mereka beli tipe satu bedroom seharga Rp520 juta dengan DP [down payment] minimal 10 persen atau Rp52 juta, voucer Rp75 juta bisa digunakan. Jadi pembeli yang terpilih itu tidak perlu mengeluarkan uang DP,” kata Hendra.

Tajur

Pemilihan penerima voucer pembeli Royal Tajur dilaksanakan di Bogor, akhir pekan lalu.

Hendra mengatakan bahwa pembelian unit Royal Heights Apartment dengan voucer ini tidak menghilangkan promo Merdeka Cicilan dan Jaminan Sewa. Sementara harga tidak dinaikkan. Jadi voucher ini benar-benar mengurangi harga. Voucer berlaku hingga akhir tahun ini dan dapat dipindahtangankan.

Mereka yang terpilih mendapatkan voucer, kata Hendra, bisa dikatakan mendapat unit apartemen “gratis”.

Dia pun menjelaskan bahwa dengan voucher pembeli tidak perlu membayar uang muka, selama 8 bulan cicilannya dibayarkan developer (Merdeka Cicilan), lantas 2 tahun mereka hanya bayar Rp300 ribuan karena sebagian besar cicilannya di-cover dari rental guarantee. Kemudian memasuki tahun ketiga, jika mereka terus menyewakan unitnya malah mereka bisa uang masuk dari investasinya karena harga sewa yang meningkat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apartemen bogor
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top