Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Realisasi Penyaluran B30 Baru Mencapai 72,17 Persen

Pemerintah masih akan tetap akan menggunakan B30 pada tahun depan. Sampai dengan saat ini, pengembangan B40 masih dalam kajian teknis.
Petugas mengisi bahan bakar B30 ke kendaraan saat peluncuran uji jalan Penggunaan Bahan Bakar B30 untuk kendaraan bermesin diesel di halaman Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/6/2019). Uji jalan kendaraan berbahan bakar campuran biodiesel 30 persen pada bahan bakar solar atau B30 dengan menempuh jarak 40.000 dan 50.000 kilometer tersebut bertujuan untuk mempromosikan kepada masyarakat bahwa penggunaan bahan bakar itu tidak akan meyebabkan performa dan akselerasi kendaraan turun./Antara - Aprillio Akb
Petugas mengisi bahan bakar B30 ke kendaraan saat peluncuran uji jalan Penggunaan Bahan Bakar B30 untuk kendaraan bermesin diesel di halaman Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/6/2019). Uji jalan kendaraan berbahan bakar campuran biodiesel 30 persen pada bahan bakar solar atau B30 dengan menempuh jarak 40.000 dan 50.000 kilometer tersebut bertujuan untuk mempromosikan kepada masyarakat bahwa penggunaan bahan bakar itu tidak akan meyebabkan performa dan akselerasi kendaraan turun./Antara - Aprillio Akb

Bisnis.com, JAKARTA – Realisasi penyaluran Bahan bakar nabati Biodiesel sampai dengan kuartal III/2021 tercatat masih di bawah target.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Dadan Kusdiana dalam paparannya pada Jumat (20/10/2021) mengatakan realisasi penyaluran biodisel 30 persen (B30) baru mencapai 72,17 persen dari target tahun ini.

Adapun, B30 yang telah disalurkan per September 2021 adalah sebesar 6,63 juta kiloliter (KL) dari target sepanjang tahun ini sebesar 9,2 juta kl.

"Secara pesentase 72,17 persen dibagi rata-rata sedikit di belakang target 2,73 persen di belakang target, tapi siklus pemanfaatan BBM tidak sama dari bulan ke bulan biasanya di September sampai ke Desember akan naik, kami target Desember atau 2021 akan bisa capai target di awal 9,2 juta kl," ujar Dadan.

Sementara itu, Dadan menuturkan pemerintah masih akan tetap akan menggunakan B30 pada tahun depan. Sampai dengan saat ini, pengembangan B40 masih dalam kajian teknis.

Menurut dia, masih diperlukan uji jalan terhadap penggunaan B40 untuk nantinya bisa disosialiasikan kepada industri otomotif guna peningkatan program biodiesel.

"6 bulan pertama di 2022 tetap di B30," ungkapnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper