Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dukung UMKM, Pemerintah Kendal Segera Realisasikan Insentif untuk Investor di KEK Kendal

Pemerintah Kendal menjanjikan kemudahan berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus Kendal yang melakukan kemitraan dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah itu.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 03 September 2021  |  13:54 WIB
Dukung UMKM, Pemerintah Kendal Segera Realisasikan Insentif untuk Investor di KEK Kendal
Master Plan KEK Kendal. - kek.go.id

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Kendal menjanjikan kemudahan berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus Kendal yang melakukan kemitraan dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah itu.

Bupati Kendal Dico M. Ganinduto mengatakan bahwa pihaknya akan memperjuangkan realisasi tax allowance dan tax holiday kepada para investor di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal.

“Dalam visi misi pemerintahan saya, saya ingin menciptakan kemudahan berinvestasi dan iklim investasi yang aman serta nyaman di Kabupaten Kendal. Bagi para pelaku usaha yang telah melakukan penandatanganan pada hari ini dan berkasnya sudah lengkap, akan kami bantu untuk segera merealisasikan tax allowance dan tax holiday,” katanya, Jumat (3/9/2021).

Seperti diketahui, sejumlah pelaku usaha di KEK Kendal menandatangani deklarasi kemitraan dengan UMKM. Deklarasi itu menjadikan KEK Kendal sebagai kawasan pertama yang mencanangkan kemitraan antara investor dan pelaku UMKM.

Dico menuturkan, tax allowance dan tax holiday juga akan diberikan kepada pelaku usaha yang masih melakukan konstruksi di KEK Kendal. Untuk itu, dia meminta para pelaku usaha untuk segera menyelesaikan persyaratan administrasi yang dibutuhkan.

“Selanjutnya saya akan segera berkoordinasi dengan Menteri Investasi, agar dalam waktu dekat bisa saya realisasikan. Insyaallah nanti Pak Menteri Investasi akan hadir langsung ke sini untuk membagikannya,” ujarnya.

Didik Purbadi, Direktur Kawasan Industri Kendal (KIK), mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah, termasuk memberdayakan UMKM.

“Kami berharap dengan program kemitraan ini, pelaku usaha di KEK Kendal dan UMKM dapat tumbuh bersama, growth and sustain memajukan Kendal,” katanya.

Dia pun berharap kemitraan dengan UMKM dapat dilakukan dengan tetap menggunakan prinsip good corporate governance (GCG), sehingga sinergi yang terjalin dapat berjalan dengan baik.

Untuk diketahui, deklarasi kemitraan dengan UMKM di KEK Kendal diikuti oleh delapan pelaku usaha, yakni PT Kawasan Industri Kendal selaku badan usaha pengembang dari KEK Kendal, PT Master Kidz Indonesia, PT Eclat Textile International, PT Global Textile Indonesia, PT Sinar Harapan Plastik, PT Auri Steel Metalindo, PT Maju Bersama Gemilang, dan PT Borine Technology Indonesia.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Master Kidz Indonesia Andy Chan mengatakan bahwa tax holiday merupakan salah satu faktor penarik investasi di KEK Kendal.  Oleh karena, dia berharap agar insentif tax allowance dan tax holiday dapat segera direalisasikan.

Hal senada disampaikan Direktur Utama PT AuriSteel Metalindo Auripallas Pramana yang mengatakan bahwa perusahaan industri baja dan galvalum berharap bisa segera menikmati tax holiday.

Dia menyebutkan, pihaknya telah melakukan kemitraan dengan masyarakat setempat melalui perekrutan tenaga kerja lokal, dan pelibatan UMKM dalam pembuatan seragam perusahaan, serta menjadikan bahan sisa produksi untuk diolah kembali menjadi kompor dan alat pertanian.

Direktur utama PT Sinar Harapan Plastik Hary Tio menuturkan, kemitraan yang dilakukan perusahaan selama ini adalah melakukan vokasi untuk perekrutan tenaga kerja di pabrik pertamanya. Dia pun berjanji akan melakukan hal yang sama di pabriknya yang ada di KEK Kendal.

Kemudian, General Plant Manager PT Eclat Textile International Jake Su berharap Pemerintah Kendal bisa membantu perusahaan melakukan kemitraan dalam perekrutan tenaga kerja.

“Saat ini kami sedang melatih 400–500 tenaga kerja yang kami persiapkan untuk bagian produksi. Ke depannya, kami membutuhkan hingga 6000 tenaga kerja. Oleh karena itu, kami mengharapkan dukungan dan bantuan pemerintah dalam hal ketersediaan tenaga kerja terlatih,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tax holiday kawasan industri kendal
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top