Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Airlangga Klaim Realokasi Anggaran dan TKDD Efektif Tekan Dampak Pandemi

Pelaksanaan refocusing anggaran dari Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun anggaran (TA) 2021 berjalan melalui penggunaan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk mendukung penanganan kesehatan, jaring pengaman sosial, dan pemulihan ekonomi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sambutan pada Peluncuran Gelar Buah Nusantara 2020 di Jakarta, Senin (10/8/2020). Bisnis/Dedi Gunawan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sambutan pada Peluncuran Gelar Buah Nusantara 2020 di Jakarta, Senin (10/8/2020). Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai bahwa realokasi dan refocusing anggaran menjadi aspek penting dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19. Upaya itu akan lebih maksimal dengan inovasi program yang dijalankan pemerintah daerah atau Pemda.

Airlangga menjelaskan bahwa pelaksanaan refocusing anggaran dari Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun anggaran (TA) 2021 berjalan melalui penggunaan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk mendukung penanganan kesehatan, jaring pengaman sosial, dan pemulihan ekonomi.

Lalu, dia mencatat terdapat penggunaan minimal 8 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) untuk vaksinasi Covid-19 dan insentif tenaga kesehatan daerah.

Dia pun berharap agar Pemda dapat mempercepat penyerapan anggaran dengan memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dana itu dapat digunakan untuk membantu masyarakat, Usaha Kecil Menengah (UKM), dan penanganan Covid-19.

"Hal ini dapat diimplementasikan melalui anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sesuai kewenangan masing-masing Pemda,” ujar Airlangga pada Selasa (31/8/2021).

Airlangga juga menjabarkan bahwa alokasi TKDD TA 2021 adalah sebesar Rp780,48 triliun. Dari jumlah tersebut, earmarked DAU/DBH, Dana Insentif Daerah (DID), Dana Desa, dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk penanganan Covid-19 baru terserap 37,77 persen.

Hingga 24 Agustus 2021, earmarked DAU/DBH untuk penanganan Covid-19 secara nasional sebesar Rp10,95 triliun atau mencakup 27,97 persen dari anggaran.

Dalam penanganan pandemi ini, Airlangga berharap Pemda dapat bergerak cepat dan berinovasi, baik dalam bentuk kebijakan dalam kewenangannya, maupun dalam bentuk program-program kerja. Sejumlah daerah tercatat telah melakukan inovasi yang mampu meredam dampak pandemi Covid-19.

Misalnya, Kabupaten Kudus menekan angka kasus Covid-19 dengan mewajibkan isolasi terpusat ketika kasus aktif sedang pada puncaknya. Inovasi lainnya yakni aksi tanggap Pemda Kalimantan Selatan yang membantu membeli hasil panen petani untuk disumbangkan kepada masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Kemudian, di Kota Palu terdapat Kampung Tangguh dengan Posko PPKM dan Posko Induk Kelompok Informasi Masyarakat yang didukung Duta Covid-19 untuk mengedukasi masyarakat agar taat protokol kesehatan, juga menjelaskan perihal vaksinasi, dan mendukung percepatan pelaksanaan 3T.

Kampung Tangguh ini juga menyediakan fasilitas check point untuk pemeriksaan keluar masuk warga, penyediaan ruang isolasi, serta menyediakan kebutuhan pangan untuk warga terpapar Covid-19.

Kota Semarang juga ikut berinovasi dengan membebaskan PBB untuk membantu meringankan biaya pengusaha dan warga. Demikian juga Kota Makassar yang mencetuskan Program Makassar Recover untuk membangkitkan kembali kondisi masyarakat dari sisi kesehatan dan ekonomi di tengah pandemi ini.

Selain menganjurkan pelaksanaan inovasi kepada Pemda, pemerintah mendorong agar target program vaksinasi harus tercapai. Total vaksinasi yang telah diberikan hingga akhir Agustus ini mencapai lebih dari 100 juta dosis.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper