Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gelembung Perjalanan Australia dan Singapura Ditunda hingga Akhir 2021

Sementara membuka koridor perjalanan tetap menjadi prioritas, skala wabah yang telah memaksa Sydney ke dalam lockdown baru.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 11 Juli 2021  |  07:53 WIB
Suasana di depan Opera House, Sydney, di tengah lockdown, Senin (23/3/2020) -  Bloomberg/ Brendon Thorne
Suasana di depan Opera House, Sydney, di tengah lockdown, Senin (23/3/2020) - Bloomberg/ Brendon Thorne

Bisnis.com, JAKARTA - Penyebaran virus Covid-19 di Sydney memicu penundaan rencana gelembung perjalanan Australia-Singapura hingga setidaknya akhir tahun.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Perdagangan Australia Dan Tehan. Sementara membuka koridor perjalanan tetap menjadi prioritas, skala wabah yang telah memaksa kota terbesar di negara itu ke dalam lockdown baru membuat rencana travel bubble atau gelembung perjalanan ditunda.

"Itu telah ditunda karena gelombang ketiga virus," katanya dikutip dari Sydney Morning Herald. “Harapannya mungkin menjelang akhir tahun Anda bisa melihat gelembung perjalanan dengan Singapura.”

Setelah diskusi awal, kedua negara belum berkomitmen untuk tanggal tertentu untuk gelembung perjalanan sejauh ini. Australia sendiri diperkirakan masih akan menutup perbatasannya hingga pertengahan 2022 mengingat lambannya vaksinasi.

Hanya 26 persen dari populasi Australia telah menerima suntikan pertama mereka, dibandingkan dengan 68,5 persen di Inggris, menurut Bloomberg Vaccine Tracker.

Ketika perbatasan dibuka, Tehan mengatakan dia mengharapkan paspor vaksin akan diperlukan untuk perjalanan selama bertahun-tahun. “Ini bisa seperti buklet kuning kecil untuk demam kuning.”

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura australia Covid-19 travel bubble

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top