Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Molor Akibat Covid-19, Proyek JTB Ditargetkan On Stream November

Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung ditambah dengan gelombang kedua membuat proyek Jambaran Tiung Biru terdampak.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 30 Juni 2021  |  13:31 WIB
Rig PDSI yang digunakan oleh Pertamina EP Cepu dalam proyek strategis nasional Jambaran Tiung Biru, Blok Cepu. Istimewa - Pertamina
Rig PDSI yang digunakan oleh Pertamina EP Cepu dalam proyek strategis nasional Jambaran Tiung Biru, Blok Cepu. Istimewa - Pertamina

Bisnis.com, JAKARTA – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi menyebutkan proyek Jambaran Tiung Biru (JTB) harus molor dari target on stream menjadi November tahun ini.

Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno mengatakan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung ditambah dengan gelombang kedua yang memperparah kondisi di dalam negeri membuat proyek tersebut terdampak.

Menurut dia, ketidakpastian pada proyek itu ditimbulkan akibat pandemi Covid-19. Tetapi, SKK Migas bakal mengawal sangat ketat proyek tersebut agar tetap bisa diselesaikan pada akhir tahun.

"Proyek JTB mundur dari Agustus menjadi November atau Desember 2021 on stream-nya. Masih ada ketidakpastian karena covid ini," katanya kepada Bisnis, Selasa (29/6/2021).

Seiring dengan kembali meningkatnya kasus dan adanya pengetatan kebijakan pemerintah untuk menerapkan usaha pencegahan pandemi Covid-19, maka kegiatan usaha hulu migas juga melakukan langkah-langkah antisipasi agar kegiatan tetap mencapai target.

Salah satu usaha antisipasi yang dilakukan adalah percepatan program vaksinasi sejalan program pemerintah.  

“SKK Migas juga terus menerus berkoordinasi dengan KKKS untuk memastikan protokol kesehatan telah diterapkan sebaik-baiknya agar tidak sampai terjadi stop produksi karena meningkatnya kasus Covid-19," ungkapnya.

Julius menambahkan pergerakan orang dan barang perlu diantisipasi guna memastikan ketersediaan barang atau jasa pendukung kegiatan operasi produksi di lapangan sesuai tata waktu.

Dia mengatakan untuk menjaga mobilitas barang dan pekerja hulu migas berjalan dengan lancar, lembaganya terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar kegiatan operasi pproduksi tetap berjalan normal.

“Kami sedang mengupayakan akselerasi proyek yang dijadwalkan pada 2022. Mudah-mudahan ada yang bisa dipercepat di tahun ini, sehingga harapannya jumlah proyek yang on stream dapat melebihi target tahun ini dan mendukung peningkatan produksi ditahun depan," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

skk migas Jambaran tiung biru
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top