Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Merger Grab dan Altimeter Ditunda, Ada Apa Nih?

Grab Holdings Inc. Singapura masih harus menyelesaikan audit keuangan selama tiga tahun terakhir mengikuti syarat SEC. Alhasil, merger ini baru akan selesai pada akhir 2022.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 10 Juni 2021  |  08:26 WIB
Ilustrasi pengemudi ojek daring Grab. - Reuters/Beawiharta
Ilustrasi pengemudi ojek daring Grab. - Reuters/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA - Grab Holdings Inc. Singapura menunda penyelesaian merger yang diharapkan dengan perusahaan cek kosong AS karena raksasa jasa layanan perjalanan dan pengiriman makanan itu masih mengerjakan audit keuangan selama tiga tahun terakhir.

Grab menegaskan aksi korporasi itu, yang ditetapkan menjadi salah satu merger terbesar yang pernah ada dengan perusahaan cek kosong atau SPAC, diharapkan akan selesai pada kuartal keempat tahun ini. Saat mengumumkan merger pada bulan April, Grab memperkirakan proses ini akan selesai pada kuartal ketiga.

Grab adalah perusahaan terbaru yang terpengaruh oleh pengawasan ketat dari regulator keuangan AS pada kesepakatan yang melibatkan kendaraan akuisisi tujuan khusus. Ledakan daftar SPAC telah mendorong jumlah pra-kesepakatan perusahaan cek kosong yang diperdagangkan di bursa AS menjadi lebih dari 500 perjanjian.

“Tidak sepenuhnya mengejutkan melihat penundaan ini,” kata Matthew Kanterman, seorang analis dari Bloomberg Intelligence. “Proses audit dapat memakan waktu beberapa kuartal, terutama jika perlu bolak-balik berurusan dengan SEC atas keputusan dan kebijakan akuntansi tertentu.”

Grab mengatakan sedang dalam proses menyelesaikan audit keuangannya sesuai dengan standar Dewan Pengawas Akuntansi Perusahaan Publik seperti yang dipersyaratkan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS.

Perusahaan bekerja sama dengan SEC untuk mendapatkan pra-izin dari kebijakan akuntansi tertentu dan pengungkapan keuangan terkait. Akibatnya, informasi keuangannya selama tiga tahun terakhir tetap harus ditinjau dan direvisi, menurut Kanterman.

Pekan lalu, SEC mengumumkan pemecatan Ketua PCAOB William Duhnke dan sosoknya akan digantikan sementara dengan anggota dewan PCAOB Duane DesParte. Ketua SEC Gary Gensler mengatakan dia berharap dapat bekerja sama dengan DesParte dan staf PCAOB untuk melindungi investor dengan lebih baik dan memastikan bahwa audit perusahaan publik bersifat informatif, akurat, dan independen.

Tindakan keras SEC tentang bagaimana aturan akuntansi berlaku untuk elemen kunci dari perusahaan cek kosong telah mendorong pengajuan pernyataan ulang dalam beberapa bulan terakhir. Regulator mengatakan bahwa SPAC mungkin perlu memperhitungkan waran sebagai kewajiban, bukan sebagai ekuitas.

Grab mengatakan pada bulan April akan memiliki nilai pasar sekitar US$40 miliar setelah merger dengan Altimeter Growth Corp., yang merupakan SPAC dari Altimeter Capital Management milik Brad Gerstner. Saham entitas gabungan ini akan diperdagangkan di Nasdaq di bawah ticker GRAB setelah penyelesaian kesepakatan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

merger Grab

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top