Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WTO Sepakat Bentuk Panel untuk Tinjau Pembatasan Minyak Sawit

Di bawah aturan energi terbarukan UE, bahan bakar berbasis minyak sawit akan dihapuskan pada tahun 2030, karena minyak sawit telah diklasifikasikan oleh blok tersebut sebagai akibat dari deforestasi yang berlebihan.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 31 Mei 2021  |  14:10 WIB
 Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). - Istimewa
Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Malaysia mengatakan pada hari Senin (31/5/2021) bahwa Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menyetujui permintaan dari Kuala Lumpur untuk membentuk panel yang memeriksa undang-undang Uni Eropa yang membatasi penggunaan biofuel berbasis minyak sawit.

Di bawah aturan energi terbarukan UE, bahan bakar berbasis minyak sawit akan dihapuskan pada tahun 2030, karena minyak sawit telah diklasifikasikan oleh blok tersebut sebagai akibat dari deforestasi yang berlebihan dan tidak dapat lagi dianggap sebagai bahan bakar transportasi yang dapat diperbarui.

Produsen minyak sawit mengatakan beberapa negara anggota UE telah mulai menghapusnya sebelum tenggat waktu. Malaysia, produsen minyak sawit terbesar kedua di dunia, dan saingan yang lebih besar Indonesia dalam beberapa tahun terakhir telah mengajukan kasus terpisah di WTO dengan menegaskan bahwa tindakan UE bersifat diskriminatif.

"Malaysia akan tetap berkomitmen untuk melakukan tindakan hukum terhadap UE," kata Menteri Komoditas Malaysia Mohd Khairuddin Aman Razali, dikutip dari Channel News Asia. Malaysia dan Indonesia bersama-sama menghasilkan 85 persen minyak sawit dunia.

Dalam sebuah pernyataan, Mohd Khairuddin mengatakan WTO pada hari Jumat menyetujui permintaan kedua dari Malaysia agar sebuah panel dibentuk. Permohonan itu dibuat sejak konsultasi dengan UE pada 17 Maret gagal menghasilkan solusi, katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia minyak sawit WTO
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top