Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenaker Panggil Manajemen dan Pekerja Indomaret, Ini yang Dibahas

Kemenaker mengimbau pihak yang terlibat dalam persoalan ketenagakerjaan di PT Indomarco Prismatama (Indomaret) untuk mengedepankan asas musyawarah dan mufakat.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 29 Mei 2021  |  14:58 WIB
Gerai Indomaret - JIBI
Gerai Indomaret - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan telah memfasilitasi pertemuan pihak-pihak yang terlibat dalam persoalan ketenagakerjaan di PT Indomarco Prismatama.

Kemenaker berharap pihak-pihak yang terlibat dalam persoalan ketenagakerjaan di PT Indomarco Prismatama (Indomaret) tersebut untuk mengedepankan asas musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan masalah ini.

“Kemenaker melalui Ditjen PHI dan Jamsos telah melakukan fasilitasi dengan mempertemukan manajemen Indomarco dengan Serikat Pekerja/Serikat Buruh, untuk bersama-sama mencari solusi dan jalan terbaik dengan mengedepankan iktikad baik, untuk menjaga hubungan industrial yang harmonis, dan kondusif,” kata Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri, dikutip dari keterangan resminya, Jumat (28/5/2021).

Putri mengatakan dalam audiensi tersebut, pihaknya meminta kepada seluruh pihak untuk menahan diri dengan tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan antar pihak maupun masyarakat.

“Kami mengimbau dan meminta kedua belah pihak untuk menahan diri dan melakukan dialog bipartit untuk menyelesaikan masalah yang terjadi,” katanya. 

Putri menambahkan melalui pertemuan ini, kedua belah pihak telah menyatakan komitmennya untuk mencari solusi yang menguntungkan kedua belah pihak dan menyelesaikan persoalan yang terjadi.

“Respons dari kedua belah pihak adalah mereka akan berupaya menyelesaikan persoalan ini dengan baik. Memang butuh waktu, tapi kita harus kedepankan semangat dialog secara bipatit antara kedua belah pihak,” tambahnya.

Ia juga meminta seluruh pihak untuk terus memupuk dialog sosial antara manajemen dengan serikat pekerja sebagai instrumen untuk bertukar pikiran dan mempererat kebersamaan. Menurutnya, dialog sosial tidak hanya dilakukan ketika ada permasalahan.

“Situasi pandemi Covid-19 ini telah membawa kita pada kondisi yang sulit. Oleh karenanya, kita harus bersatu, saling memahami, dan saling mendukung agar kita dapat bertahan dan keluar dari situasi ini,” imbaunya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indomaret Kemenaker
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top