Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Program Tol Laut Kini Sudah Punya 30 Trayek

Kementerian Perhubungan berhasil menambah 4 trayek baru sehingga saat ini total trayek tol laut mencapai 30.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 24 Mei 2021  |  09:00 WIB
Kapal Motor (KM) Binaiya meninggalkan dermaga Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Kapal Motor (KM) Binaiya meninggalkan dermaga Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mengoptimalkan program tol laut mulai dari segi infrastruktur, trayek, armada, maupun jumlah muatan.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan sejak diluncurkan pertama kali oleh Presiden Joko Widodo pada 2015, program tol laut diklaim terus meningkat dan berkembang.

"Walaupun masih dalam suasana pandemi, Kemenhub terus mengoptimalkan dan juga mengakselerasi program tol laut salah satunya adalah dengan menambah trayek baru," katanya seperti dikutip dari akun Youtube resmi Kemenhub @kemenhub151, Senin (24/5/2021).

Dia menyebut kehadiran program tol laut dihadirkan bertujuan membuat kesenjangan harga barang di wilayah Indonesia Timur bisa terus diturunkan. Hal ini juga merupakan wujud penting dari Inpres No. 9/2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat.

"Pada 2021, Kemenhub menambah 4 trayek baru sehingga sampai saat ini keseluruhannya ada 30 trayek tol laut. Ini sudah berkembang sangat luar biasa ya dibanding tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.

Lebih lanjut Adita menjelaskan penambahan trayek tersebut melibatkan 106 pelabuhan, terdiri dari 9 pelabuhan pangkal dan 97 pelabuhan singgah. Hadirnya trayek ini membuat jangkauan program tol laut jadi semakin luas.

Menurutnya, kini kian banyak barang-barang yang bisa diangkut balik dari Indonesia Timur ke wilayah lain. Padahal biasanya, trayek ini lebih banyak mengangkut komoditas dari Indonedia barat ke timur.

"Nah saat ini kita sudah berhasil mengangkut komoditas dari Indonesia timur ke daerah lain, salah satunya adalah muatan dari Morotai. Pemkab Morotai mampu mengoptimalkan tol laut sehingga bisa mengirimkan atau mengekspor produk mereka ke luar daerah," imbuhnya.

Sebagai informasi, pada Januari 2021, pelayaran perdana program tol laut dari wilayah selatan menuju utara Papua menggunakan Kapal Logistik Nusantara 2 telah sukses dilaksanakan. 

Kapal ini berangkat dari Merauke dan tiba dipelabuhan Kokas, Kabupaten Fak-Fak Papua Barat dengan mengangkut barang-barang bahan kebutuhan pokok yang penting.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub Tol Laut
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top