Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penyaluran Bansos Tunai Hampir Rampung, Pemerintah Bakal Tambah?

Penyaluran bantuan sosial tunai sudah mencapai Rp11,81 triliun, hampir mendekati seluruh alokasi dana Rp12 triliun.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 17 Mei 2021  |  21:27 WIB
Tampilan situs cekbansos.kemensos.go.id untuk mengecek status penerima bansos 2021  -  Kemensos.go.id
Tampilan situs cekbansos.kemensos.go.id untuk mengecek status penerima bansos 2021 - Kemensos.go.id

Bisnis.com, JAKARTA - Penyaluran perlindungan sosial, khususnya bantuan sosial tunai (BST) sudah mencapai 98,39 persen. Dari alokasi Rp12 triliun, telah disalurkan bansos senilai Rp11,81 triliun.

Sekretaris Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan bahwa Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah melakukan pembahasan dengan semua kementerian/lembaga terkait BST yang hampir 100 persen sebelum Lebaran.

“Nah, kami sedang membahas apa akan ada penambahan dan realokasi dari yang lain dan teknis bagaimana,” katanya saat bincang-bincang dengan wartawan melalui virtual, Senin (17/5/2021).

Susi menjelaskan bahwa minggu ini Satgas PEN akan membahas lagi terkait penambahan stimulus PEN.

“Akan tetapi minggu lalu sudah dibahas dan kami sudah sepakat. Nanti tunggu saja [pengumumannya],” jelasnya.

Program BST disalurkan secara serentak di 34 provinsi pada Senin (4/1/2021). Ini bertujuan membantu menjaga perputaran ekonomi.

BST disalurkan selama empat bulan yang disalurkan Kementerian Sosial melalui PT Pos Indonesia. Besaran bantuan ditambah yang sebelumya Rp200.000 menjadi Rp300.000/bulan/keluarga.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bansos bantuan sosial pemulihan ekonomi Pemulihan Ekonomi Nasional
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top