Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mei 2021, Ekspor Korea Melonjak Tajam hingga 81 Persen

Pengiriman produk-produk otomotif dan minyak melonjak tajam 350 persen dan 128 persen secara berturut-turut, sementara ekspor alat-alat telekomunikasi nirkabel naik 97,2 persen dan semikonduktor naik sebesar lebih dari 51 persen.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 11 Mei 2021  |  09:15 WIB
Pabrik Hyundai di Korea Selatan.  - REUTERS
Pabrik Hyundai di Korea Selatan. - REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA - Ekspor Korea Selatan melonjak lebih dari 80 persen pada tahun berjalan di 10 hari pertama bulan Mei 2021.

Mengutip KBS World, berdasarkan data sementara dari Kantor Bea Cukai Korea pada hari Selasa (11/05), pengiriman keluar Korea Selatan tercatat sebesar US12,48 miliar pada periode tersebut, naik 81,2 persen dari setahun sebelumnya.

Rata-rata ekspor harian juga naik 64,7 persen, dengan jumlah hari kerja berkurang setengah hari menjadi 5,5 hari dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pengiriman produk-produk otomotif dan minyak melonjak tajam 350 persen dan 128 persen secara berturut-turut, sementara ekspor alat-alat telekomunikasi nirkabel naik 97,2 persen dan semikonduktor naik sebesar lebih dari 51 persen.

Korea Selatan mengalami pertumbuhan ekspor di sebagian besar ekspor untuk negara-negara mitra dagang utamanya, dengan pengiriman ke Amerika Serikat naik 139,2 persen dan China 45,5 persen.

Sementara itu, sebelumnya laporan tentang Tren Pertumbuhan Korea Selatan Bulan Mei 2021 yang dirilis oleh Institut Pengembangan Nasional Korea (Korean Development Institute/KDI) menunjukkan bahwa perekonomian Korea Selatan akhir-akhir ini tampak perlahan pulih, terutama industri manufaktur.

Namun demikian, KDI memperingatkan untuk terus mewaspadai keadaan karena ketidakpastian ekonomi masih tinggi, seperti yang diakibatkan oleh varian baru Covid-19 yang tengah merebak.

Selama tujuh bulan terakhir hingga bulan Maret lalu, KDI mengkhawatirkan adanya kemerosotan ekonomi akibat penyusutan permintaan domestik dan lapangan pekerjaan, dan badan itu baru saja menggunakan kata-kata "ekonomi Korea Selatan pulih" dalam laporannya pada bulan April tahun ini.

Menurutnya, industri manufaktur menunjukan tren pemulihan yang kuat, sementara produksi di industri jasa telah pulih sebagian dari kemerosotan yang parah.

Ekspor Korea Selatan terus meningkat dengan baik seiring dengan membaiknya kondisi eksternal.

KDI menambahkan perlambatan konsumsi juga telah membaik berkat aturan jaga jarak sosial yang telah diperlonggar dan pulihnya sentimen konsumen.

Dilaporkan bahwa pasar keuangan dalam negeri Korea Selatan terlihat stabil secara keseluruhan, terutama disebabkan oleh ekspektasi pemulihan ekonomi di negara-negara ekonomi utama dunia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor korea selatan
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top