Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

2 Minggu Ramadan, Jasa Marga : Belum Ada Pergerakan Arus Mudik di Tol

Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabodetabek periode 2 minggu puasa (12 — 25 April 2021) turun sebesar 10,5 persen dibandingkan dengan periode Maret 2021 sebesar 1,9 juta kendaraaan.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 28 April 2021  |  15:18 WIB
Kendaraan melintas di pintu Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2020). Menjelang Lebaran, salah satu titik kepadatan arus mudik di ruas tol Cikampek terpantau sepi dikarenakan adanya larangan mudik dari Pemerintah demi mencegah penyebaran wabah COVID-19. ANTARA FOTO - Nova Wahyudi
Kendaraan melintas di pintu Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2020). Menjelang Lebaran, salah satu titik kepadatan arus mudik di ruas tol Cikampek terpantau sepi dikarenakan adanya larangan mudik dari Pemerintah demi mencegah penyebaran wabah COVID-19. ANTARA FOTO - Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA  — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menyatakan belum ada arus mudik dini dari Ibu Kota sejak Ramadan 2021 dimulai. Pernyataan tersebut didasarkan pada volume kendaraan yang melintasi beberapa gerbang tol utama perseroan.

Gerbang tol (GT) yang dimaksud adalah GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama. Total kendaraan yang melintasi empat GT tersebut mencapai 1,7 juta kendaraan selama 12 — 25 April 2021.

"Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabodetabek ini turun sebesar 10,5 persen dibandingkan dengan periode Maret 2021 sebesar 1,9 juta kendaraaan," kata Corporate Communication & Community Deveopment Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru kepada Bisnis, Rabu (28/4/2021).

Dwimawan berujar data tersebut menunjukkan bahwa belum ada kenaikan selama Ramadhan 2021. Walakin, lanjutnya, Jasa Marga akan tetap siaga dalam memberi pelayanan terbaik.

Sebelumnya, Kakorlantas Irjen Pol. Istiono mengatakan kepolisian tidak mau kecolongan dari seperti 2020. Oleh karena itu, Istono menambah pos pengawasan di kawasan Jabodetabek menjadi 333 titik dari 146 titik.

Sejumlah titik penyekatan yakni :

1. Dua titik di jalan tol, yakni arah Cikampek dan tol arah Merak

2. Sebanyak tiga titik di jalan arteri, yakni Harapan Indah (Bekasi), Jati Uwung (Tangerang), Kedung Waringin (Kabupaten Bekasi).

3. Sebanyak tiga titik di terminal bus, yakni Pulo Gebang (Jakarta Timur), Kampung Rambutan (Jakarta Timur), Kalideres (Jakarta Barat).

"Saya pastikan tidak akan ada yang lolos, kita semua kompak penyekatan menyeluruh di perbatasan provinsi hingga kabupaten," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jasa marga Larangan Mudik Lebaran
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top