Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RI Setop Penerbangan India, Dampak ke Maskapai Nihil

Maskapai nasional dipastikan tidak terkena dampak dari kebijakan pemerintah yang menyetop penerbangan dari dan ke India untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 23 April 2021  |  18:36 WIB
Sejumlah pesawat terpakir di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Sejumlah pesawat terpakir di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Rencana pemerintah Indonesia menutup akses udara bagi Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) dari dan ke India tidak berdampak signifikan bagi rute internasional yang dimiliki oleh maskapai.

Pemerhati penerbangan dari Jaringan Penerbangan Indonesia (Japri) Gerry Soejatman mengatakan tak ada maskapai yang memiliki penerbangan langsung ke India selama ini lebih banyak dilayani dengan pesawat sewa.

Bahkan, lanjutnya, langkah penutupan rute India tak hanya dilakukan oleh Indonesia tetapi juga negara negara lain seperti Pakistan dan Filipina, sedangkan Inggris menempatkan India di daftar merah perjalanan. Alhasil konektivitas penumpang ke India melalui negara lain juga akan sulit.

"Tidak ada maskapai nasional yang terbang langsung ke India. Kemarin [WNA India yang melakukan eksodus ke Indonesia] itu pakai [pesawat] sewa. India juga bukan pasar yang besar untuk maskapai kita baik dari penumpang maupun kargo," ujarnya, Jumat (23/4/2021).

Pemerintah Indonesia telah memutuskan per 25 April 2021 tak mengizinkan WNA yang masuk dari India atau yang sudah melalui India dalam 14 hari sebelum kedatangan di Indonesia. Sementara WNI dari India masih dapat kembali ke Indonesia dengan proses karantina yang lebih ketat.

Senada, Direktur Utama Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) Irfan Setiaputra mengkonfirmasi tak memiliki rute penerbangan ke India.

"Kami memang tidak memiliki rute ke India," ujarnya.

Pemerhati penerbangan Alvin Lie mengatakan kekhawatiran masih timbulnya klaster-klaster baru penyebaran Covid-19 semakin kuat terutama dari arus kedatangan masyarakat India yang masuk ke Indonesia berkontribusi cukup besar. Sebaiknya pemerintah menyetop penerbangan dari India dan bagi pemegang paspor India. 

Sementara itu, saat ini, stakeholder berkoordinasi penuh di bawah Satgas Udara Penanganan Covid-19 dalam melakukan pengawasan terhadap penumpang pesawat rute internasional yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.

Ketua Satgas Udara Penanganan Covid-19 Kolonel Pas M.A Silaban (TNI AU) mengatakan pengawasan secara ketat juga telah dilakukan terhadap kedatangan penumpang pesawat dari India. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

maskapai penerbangan Covid-19
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top