Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bendungan Sepaku Semoi Dukung Pasokan Air Bersih ke Ibu Kota Baru

Dari bendungan ini akan disuplai air sejumlah 500 liter per detik sebagai tahap awal untuk kebutuhan Ibu Kota Negara (IKN).
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 23 April 2021  |  13:25 WIB
Bendungan Sepaku Semoi Dukung Pasokan Air Bersih ke Ibu Kota Baru
Pekerja di area pembangunan Bendungan Sepaku Semoi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. - Bisnis Indonesia/Muhammad Mutawallie Sya\'rawie
Bagikan

Bisnis.com, SAMARINDA — Pembangunan Bendungan Sepaku Semoi sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kalimantan Timur diupayakan dapat mencukupi kebutuhan air bersih Ibu Kota Negara (IKN) Baru dan sekitarnya.

Direktur Pengairan dan Irigasi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Abdul Malik menyatakan adanya Bendungan Sepaku Semoi akan memasok air baku untuk dua kawasan, yaitu Kota Balikpapan dan IKN.

"Dari bendungan ini akan disuplai air sejumlah 500 liter per detik sebagai tahap awal untuk kebutuhan Ibu Kota Negara," ujarnya, Kamis (22/4/2021).

Dia mengungkapkan bahwa secara bertahap debit air akan ditingkatkan mulai dari 1 kubik per detik hingga mencapai 3 kubik per detik.

Menurutnya, ketersediaan semua infrastruktur Bendungan Sepaku Semoi ini sangat krusial untuk menjadi sumber andalan bagi kawasan IKN dan juga kawasan di desa Sepakunya sendiri. 

Lebih lanjut, Abdul Malik mengatakan jumlah kapasitas air ketika bendungan selesai dibangun mencapai 2,5 meter kubik per detik. Adapun, 2 kubik direncanakan akan digunakan untuk menyelesaikan krisis air di Balikpapan.

"Jadi nanti 2,5 meter kubik itu bisa dibagi secara fleksibel di Balikpapan dan di IKN," ujarnya.

Dia menyebutkan penyediaan air bersih akan disesuaikan dengan kebutuhan penduduk secara bertahap sesuai perkembangan IKN.

Abdul Malik juga menjelaskan pernyataan Presiden Joko Widodo mengenai ketersediaan air bersih di IKN untuk dapat langsung diminum dapat terwujud dengan sistem dan teknologi yang baik seperti sumber air yang handal, proses menuju tempat pengolahan air, hingga didistribusikan sampai ke rumah masing-masing

"Nah, ini tentu akan menggunakan safety yang jauh lebih baik, sehingga bisa siap diminum di level rumah di kantor atau di keran air," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air baku bendungan ibu kota negara
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top