Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hakaaston dan Universitas Sebelas Maret Teliti Jenis Aspal Baru

Kerja sama antara HKA dan UNS bertujuan untuk menghasilkan produk-produk inovasi dari material aspal dan beton.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 15 April 2021  |  17:27 WIB
Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan proyek tol Trans Sumatera ruas Palembang-Bengkulu Seksi Indralaya-Prabumulih di Indralaya, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Kamis (3/9/2020). Pembangunan tol sepanjang 65 km tersebut ditargerkan rampung pada 2021. ANTARA FOTO - Nova Wahyudi
Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan proyek tol Trans Sumatera ruas Palembang-Bengkulu Seksi Indralaya-Prabumulih di Indralaya, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Kamis (3/9/2020). Pembangunan tol sepanjang 65 km tersebut ditargerkan rampung pada 2021. ANTARA FOTO - Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA — PT Hakaaston (HKA) sedang meneliti jenis aspal baru bersama Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS). Hasil penelitian tersebut akan digunakan pada konstruksi jalan tol Trans-Sumatra (JTTS) pada 2022.

Kepala Departemen Riset & Pengembangan HKA Ade Rintoro mengatakan bahwa penelitian aspal tersebut kini baru mencapai tahap pengembangan mesin induksi panas skala laboratorium. Hasil penelitian tersebut ditargetkan dapat rampung dan dikomersialisasikan pada kuartal I/2022.

“Pengembangan inovasi telah selesai dilakukan oleh lab UNS. Saat ini sedang dalam tahap uji coba spesimen dengan induksi, nantinya akan kami uji coba pada skala ruas jalan di lapangan pada ruas tol Indralaya Prabumulih,” katanya melalui keterangan resmi, Kamis (15/4/2021).

Ade berharap agar aspal tersebut dapat digunakan dalam konstruksi JTTS pada kuartal II/2022 dan kuartal IV/2022. Setelah itu, lanjutnya, perseroan akan mulai menggunakan aspal tersebut pada seluruh proyek jalan tol di dalam negeri.

Sejauh ini, HKA telah memproduksi 1.345.753 ton aspal hotmix, 1.532.875 meter spun pile, 5.105 buah girder, 363.982 meter barrier, dan 32.957 panel fullslab yang digunakan pada pembangunan JTTS.

Secara umum, kerja sama antara HKA dan UNS bertujuan untuk menghasilkan produk-produk inovasi dari material aspal dan beton. Hasil penelitian kedua entitas tersebut akan dipatenkan oleh UNS dan HKA.

Direktur Utama HKA Dindin Solakhuddin berharap kerja sama dengan UNS dapat menciptakan diversifikasi perseroan. Dengan demikian mutu aspal besutan perseroan dapat meningkat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aspal uns
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top