Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indofarma Cari Investor di Pameran Hannover Messe

Indofarma mempromosikan produk unggulannya seperti Biovison, Prolipid, Teledoc, Cerviscope, Hospital Furniture.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 15 April 2021  |  11:30 WIB
Logo PT Indofarma Tbk. - Istimewa
Logo PT Indofarma Tbk. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Indofarma Tbk turut berpartisipasi dalam pameran Hannover Messe 2021 yang diselenggarakan secara virtual pada 12 – 16 April 2021.

Arief Pramuhanto, Direktur Utama PT Indofarma Tbk mengatakan, bahwa Hannover Messe merupakan pameran yang berfokus pada berbagai isu teknologi dan solusi industri manufaktur terkini, termasuk penerapan teknologi dalam revolusi industri ke-4.

“Selain terpilihnya Indonesia sebagai negara pertama di Asean yang menjadi official partner country, acara ini diharapkan menjadi dukungan upaya nation branding atas posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan baru ekonomi dunia dan pelaku manufaktur global,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Kamis (15/4/2021).

Menurutnya, pada pameran Hannover Messe 2021 ini, Indofarma mempromosikan produk unggulannya seperti Biovison, Prolipid, Teledoc, Cerviscope, Hospital Furniture, dan Hosfind Isolation Transport.

Selain produk unggulan, pihaknya juga berupaya untuk menjerat investasi asing dengan menawarkan Jasa Toll Manufacturing produk farmasi dan herbal dengan kapasitas produksi yang besar.

Sebelumnya,Indofarma berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan mengembangkan kerja sama dengan Iran dalam teknologi robotic surgery.

Selain itu, beberapa kerja sama internasional lain juga sedang dijajaki Indofarma dalam rangka mengembangkan usaha bisnisnya di bidang alat kesehatan, herbal, dan farmasi.

“Menjadi satu satunya bagian dari holding BUMN farmasi yang fokus di alat kesehatan dan status Indofarma sebagai perusahaan publik, kami mengajak mitra bisnis global untuk memanfaatkan peluang besar Industri dan layanan kesehatan di Indonesia, regional Asean serta global dan bekerja sama dalam penelitian dan pengembangan serta komersialisasi produk baru dengan skala yang lebih besar,” kata Arief.

Dalam kesempatan lain, Presiden  Joko Widodo menekankan pentingnya 3 aspek utama dalam menyiapkan roadmap Industri 4.0 di Indonesia, yakni penguatan sumber daya manusia, menciptakan iklim investasi yang kondusif, dan investasi pembangunan hijau.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

farmasi indofarma
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top