Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Minaqu Home Siap Ekspor Tanaman Hias Rp2,3 Triliun

Perusahaan tanaman hias di Bogor, Minaqu Home Nature membuat kontrak dengan sejumlah distributor di 6 negara di tiga benua, guna menyukseskan program Gratieks atau Gerakan Tiga Kali Ekspor Kementerian Pertanian.
Ipak Ayu
Ipak Ayu - Bisnis.com 10 April 2021  |  17:00 WIB
Minaqu Home Nature.  - Minaqu Home Nature
Minaqu Home Nature. - Minaqu Home Nature

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan tanaman hias di Bogor, Minaqu Home Nature membuat kontrak dengan sejumlah distributor di 6 negara di tiga benua, guna menyukseskan program Gratieks atau Gerakan Tiga Kali Ekspor Kementerian Pertanian.

Penandatanganan kesepakatan ini langsung dilakukan CEO Minaqu Home Nature Ade Wardhana Adinata secara Virtual dengan 7 pembeli dan disaksikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di acara Tani On Stage, Kantor Kementerian Pertanian pada, Jumat (9/4/2021).

CEO Minaqu Home Nature Ade Wardhana Adinata mengatakan pihaknya akan mengekspor 15 juta tanaman hias senilai Rp2,3 triliun keenam negara yakni Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Korea Selatan dan Siprus dengan konsep pemberdayaan petani milenial tanaman hias.

"Alhamdulillah konsep pemberdayaan kami dengan diawali pendirian pasar tanaman hias terbesar di Bogor, kami lanjut dengan langkah konkrit yaitu ekspor tanaman hias ke berbagai negara," katanya melalui siaran pers, Sabtu (10/4/2021).

Nantinya konsep yang ditawarkan Minaqu Home Nature ini adalah, dengan memberikan bibit tanaman hias kepada petani untuk diperbanyak terlebih dahulu yang selanjutnya diekspor.

Selain bantuan berupa bibit, Minaqu Home Nature juga akan mengerahkan para tenaga ahlinya untuk membimbing dan membuatkan sarana greenhouse.

Perseroan menargetkan tiga bulan kedepan bisa panen dan kemudian mulai diekspor ke enam negara. "Harapannya tentu saja bisa meningkatkan sektor ekonomi dan mengharumkan nama Indonesia tentang potensi tanaman hias," ujar Ade.

Ade menambahkan, disrupsi teknologi digital saat ini membuat penjualan tanaman hias dari Indonesia mulai mendapat tempat dari penggemar di luar negeri. Menurutnya, berbeda dengan zaman dahulu yang kesulitan menembus pasar global.

"Kalau sekarang kan tinggal foto, upload dan maintenance para pelanggan, clear. Nah, kami tidak ingin momentum ini lewat begitu saja. Apalagi sekarang serba dipermudah termasuk oleh pemerintah," katanya.

Selain dengan enam negara, CEO Minaqu Home Nature juga melakukan penandatangan dengan Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto untuk Pengembangan Kampung Holtikultura berbasis Florikultura berorientasi Ekspor.

Nantinya program ekspor tanaman hias ini, pihak Minaqu Home Nature akan dibantu oleh Bank BNI untuk memberikan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pembudidaya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor tanaman hias ekspor tanaman hias
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top