Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Begini Cara SMF Mengolah PMN untuk Pacu Pembiayaan Perumahan FLPP

PT SMF mendapatkan PMN Rp2,25 triliun tahun ini yang sepenuhnya digunakan untuk membiayai perumahan ddengan prioritas untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Dana itu
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 05 April 2021  |  12:48 WIB
Ilustrasi proyek pengembangan perumahan bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah./Bisnis.com - Nurul Hidayat
Ilustrasi proyek pengembangan perumahan bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah./Bisnis.com - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Tahun ini PT Sarana Multigriya Financial (SMF) akan mendapatkan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp2,25 triliun yang bersumber dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2021.

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan untuk mendukung sektor perumahan, tahun ini SMF akan mengoptimalkan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dukungan kepada sisi pasokan perumahan, pengembangan pembiayaan KPR untuk masyarakat non-fixed income, dan pengembangan pembiayaan mikro perumahan.

SMF, lanjutnya, mendapatkan PMN Rp2,25 triliun dan yang seluruhnya dialokasikan untuk program penurunan beban fiskal pemerintah melalui kontribusi SMF pada KPR FLPP.

Angka tersebut akan di-leverage oleh SMF hingga Rp6,37 triliun melalui penerbitan surat utang dan ditambah dana Rp19,12 triliun dari Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Pemerintah (PPDPP) untuk membiayai KPR FLPP.

"Dengan demikian, total dana yang akan digulirkan kurang lebih Rp25 triliun itu untuk memproduksi KPR program FLPP sebanyak 157.500 unit rumah dengan bunga yang ujungnya kepada tiap debitur masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) adalah fix rated 5 persen selama 20 tahun,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual pada Senin (5/4/2021).

Dalam mendorong PEN di sektor perumahan, SMF juga merealisasikan amanat pemerintah sebagai wakil peaksana investasi kepada Perum Perumnas yang telah dilakukan tahap pertama pada 2020 sebesar Rp200 miliar dari total Rp650 miliar.

Selain itu, melalui perluasan mandatnya, SMF akan memperkuat fungsi dan perannya dalam mendukung peningkatan kapasitas penyaluran pembiayaan perumahan yang berkesinambungan baik dari sisi supply dan demand.

"Dalam melengkapi perannya untuk memajukan ekosistem perumahan Indonesia, SMF berencana untuk menjalankan program kredit mikro perumahan yang lebih down to earth kepada masyarakat. Dalam merealisasikan hal itu, SMF tengah menjajaki sinergi dengan para pemangku kepentingan," paparnya.

Dalam memeperluas model bisnis, SMF juga menjalin kerja sama dengan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) terkait dengan penjajakan potensi penerapan skema kerja sama Pemerintah dan badan usaha (KPBU) di sektor perumahan dan permukiman.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perumahan flpp smf
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top