Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sekjen Kemendes PDTT Minta Penggunaan Dana Desa Dipercepat untuk Pemulihan Ekonomi

Dana desa yang sudah cair agar segera digunakan dengan baik dan sesuai dengan program Kemendes PDTT.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 29 Maret 2021  |  16:42 WIB
Warga di Kabupaten OKI, Sumsel menerima bantuan langsung tunai dana desa dari pemerintah. istimewa
Warga di Kabupaten OKI, Sumsel menerima bantuan langsung tunai dana desa dari pemerintah. istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Sekjen Kemendes PDTT) Taufik Madjid meminta percepatan penggunaan dana desa untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Hal ini disampaikannya dalam acara audiensi Wakil Bupati Mamasa Marthinus Tiranda pada Senin (29/3/2021). Dia menyampaikan bahwa dana desa yang sudah cair agar segera digunakan dengan baik dan sesuai dengan program Kemendes PDTT.

Taufik juga meminta agar pencairan dana desa bisa dipercepat. Langkah ini sebagai upaya untuk mendukung pencegahan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Adapun, dana desa yang dianggarkan untuk Kabupaten Mamasa sendiri pada 2021 mencapai Rp140 miliar, dialokasikan untuk 168 desa yang tergabung dalam 13 kelurahan dan 17 kecamatan di Kabupaten Mamasa.

“Dari 168 desa itu, APBDesnya jangan sampai ada yang belum terbitkan APBDesnya. Untuk pencegahan Covid19, meskipun Kabupaten Mamasa termasuk zona hijau,” jelas Taufik dalam siaran pers, Senin (29/3/2021).

Sebelumnya, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi menyampaikan ada tiga fokus anggaran dana desa tahun 2021.

Pertama, yaitu pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa, yang terdiri dari pembentukan, pengembangan dan revitalisasi BUMDes/BUMDesma, penyediaan listrik desa, dan ketiga pengembangan usaha ekonomi produktif, utamanya yang dikelola BUMDes/ BUMDesma.

Kedua, program prioritas nasional sesuai kewenangan desa yang meliputi pendataan desa, pemetaan potensi dan sumber daya, dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, pengembangan desa wisata, penguatan ketahanan pangan dan pencegahan stunting di desa, dan desa inklusif.

Kemudian, fokus ketiga dana desa tahun 2021 adalah untuk adaptasi kebiasaan baru, yaitu Desa Aman Covid-19.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dana desa Kemendes-Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top