Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sah! Uni Emirat Arab Akan Investasi Rp144 Triliun di SWF Indonesia

Keputusan Uni Emirat Arab diputuskan sesuai dengan arahan Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA.
Pangeran Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Uni Emirat Arab./emirates247.com-WAM
Pangeran Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Uni Emirat Arab./emirates247.com-WAM

Bisnis.com, ABU DHABI — Uni Emirat Arab memastikan akan berinvestasi US$10 miliar setara dengan Rp144 triliun pada sovereign wealth fund yang dikelola Indonesia Investment Authority.

Hal itu akan dilaksanakan sesuai dengan arahan Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA.

Investasi UEA seperti dikutip dari Emirates News Agency, Selasa (23/3/2021), akan difokuskan pada sektor-sektor strategis di Indonesia, termasuk infrastruktur, jalan, pelabuhan, pariwisata, pertanian, dan sektor-sektor lain yang menjanjikan yang berpotensi untuk tumbuh dan dapat berkontribusi pada pertumbuhan serta kemajuan ekonomi dan sosial.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bulan lalu mengumumkan anggota dewan pengawas dan direksi Indonesia Investment Authority yang dibentuk berdasarkan Omnibus Law Cipta Kerja yang disahkan pada Oktober 2020.

Pembentukan dewan tersebut dianggap sebagai titik balik dalam tata kelola dan pengembangan sistem investasi di Indonesia. Sovereign wealth fund bertujuan untuk melaksanakan proyek-proyek strategis yang mendukung pembangunan nasional, termasuk pembangunan infrastruktur dan pembangunan ibu kota baru di Kalimantan.

UEA dan Indonesia memiliki ikatan politik, ekonomi dan budaya yang kuat. Hubungan diplomatik resmi kedua negara dimulai pada 1976 dengan pembukaan Kedutaan Besar Indonesia di Abu Dhabi pada 28 Oktober 1978.

Kedutaan Besar UEA di Jakarta diresmikan pada 1991, menyusul kunjungan bersejarah almarhum Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan ke Indonesia pada 1990.

Hubungan antara kedua negara terjalin sangat luar biasa dalam beberapa tahun terakhir dengan adanya kunjungan timbal balik di tingkat pemimpin puncak dan pejabat senior, terutama kunjungan Presiden Joko Widodo pada September 2015 ke UEA, dan kunjungan Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan ke Indonesia pada Juli 2019.

Kedua negara menandatangani beberapa kesepakatan kerja sama. Kedua belah pihak baru-baru ini menyelesaikan Pekan UEA-Indonesia 2021 dan beberapa perjanjian kerja sama telah ditandatangani terkait dengan pelabuhan, logistik, industri strategis dan pertahanan, energi, pariwisata, ekonomi kreatif, dan pengembangan bakau.

Dalam hubungan perdagangan dan ekonomi, terjadi pertumbuhan yang luar biasa, dengan volume pertukaran perdagangan mencapai sekitar US$ 3,7 miliar.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Zufrizal
Editor : Zufrizal
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper