Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sebanyak 144 Wilayah Jadi Prioritas Program Padat Karya 2022

Kementerian PUPR akan membangun 55,65 persen dari total pembangunan kawasan prioritas 2020—2024 sebanyak 230 kawasan.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 15 Maret 2021  |  17:23 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan, atas) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kanan, atas) meninjau pelaksanaan padat karya tunai di Daerah Irigasi Pincuran Tujuh, Nagari Limo Kaum, Kecamatan Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatra Barat, Kamis sore (8/2/2018). - Biro Pers Setpres
Presiden Joko Widodo (kanan, atas) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kanan, atas) meninjau pelaksanaan padat karya tunai di Daerah Irigasi Pincuran Tujuh, Nagari Limo Kaum, Kecamatan Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatra Barat, Kamis sore (8/2/2018). - Biro Pers Setpres

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan memprioritaskan beberapa wilayah terkait pelaksanaan program padat karya tunai (PKT) pada 2022. Selain itu, kementerian juga akan fokus menyelesaikan kawasan prioritas tahun depan.

Berdasarkan data Badan Perencanaan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR, sebanyak 144 kabupaten/kota dibagi menjadi tiga prioritas, yakni sangat butuh, butuh, dan cukup butuh berdasarkan tingkat kemiskinan dan jumlah kasus Covid-19. Setidaknya ada lima kabupaten/kota dengan prioritas tertinggi, yaitu Brebes, Probolinggo, Palangkaraya, Kutai Kartanegara, dan Buleleng.

"Kami punya data dan analisis, provinsi atau kabupaten/kota mana yang perlu jadi prioritas. Ini mudah-mudahan bisa menjadi satu acuan pada saat melanjutkan program padat karya yang disesuaikan dengan dampak pandemi terkini," kata Kepala BPIW Hadi Sucahyono dalam Konsultasi Regional Kementerian PUPR, Senin (15/2/2021).

Hadi mendata 144 kabupaten/kota tersebut tersebar pada 14 provinsi. Adapun, Provinsi Jawa Tengah merupakan provinsi yang sangat membutuhkan program PKT karena kemiskinan. Pasalnya, ada 14 kabupaten/kota yang sangat membutuhkan program PKT karena tingkat kemiskinan.

Sementara itu, ada sembilan kabupaten/kota yang sangat membutuhkan program PKT karena pandemi Covid-19. Kesembilan kabupaten/kota tersebut adalah Banjarmasin, Padang, Mataram, Jayapura, Makassar, Pandeglang, Palembang, Surabaya, dan Bandung.

Di sisi lain, Hadi menyatakan bahwa kementerian akan menyelesaikan 128 kawasan prioritas pada 2022. Dengan kata lain, Kementerian PUPR akan membangun 55,65 persen dari total pembangunan kawasan prioritas 2020—2024 sebanyak 230 kawasan.

Sebelumnya, Kementerian PUPR menyatakan baru menyalurkan dana senilai Rp1,39 triliun pada 110.544 orang melalui program PKT. Realisasi tersebut baru mencapai 6 persen dari total anggaran program PKT Kementerian PUPR tahun ini senilai Rp23,24 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Padat Karya Tunai
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top