Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Distribusi Vaksin Timpang, Negara Maju Lebih Diuntungkan Pascapandemi

Negara maju akan berada dalam posisi yang sangat diuntungkan saat aktivitas orang-orang kembali berjalan normal seperti sebelum pandemi Covid-19.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 04 Maret 2021  |  00:05 WIB
Jarum suntik.  - Bloomberg
Jarum suntik. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Vice President Asian Development Bank Bambang Susantono mengatakan dunia saat ini mengalami great reset yang disebabkan oleh krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19.

Akibatnya, mobilitas orang-orang menjadi terhenti, tidak hanya di negara berkembang, tetapi juga di negara maju. Hal ini tercermin dari ekonomi global yang terkontraksi sebesar -3,5 persen pada 2020 lalu.

Meski demikian, Bambang mengatakan dampak dari great reset akan berbeda di antara negara maju maupun berkembang. Hal ini dikarenakan negara maju memiliki akses vaksin Covid-19 yang jauh lebih besar dibandingkan dengan negara berkembang.

Kondisi tersebut pun tengah menjadi sorotan di dunia. Dia mengatakan World Health Organization (WHO) sebelumnya juga telah mewanti-wanti akan terjadinya ketimpangan terkait dengan akses vaksin Covid-19.

Great reset ini terjadi, tapi unequal karena orang yang divaksin dan alokasi vaksin yang didapatkan sekarang, negara maju mendapatkan posisi yang lebih menguntungkan,” kata Bambang dalam Webinar, Rabu (3/3/2021).

Dengan demikian, Bambang menjelaskan, nantinya negara maju akan berada dalam posisi yang sangat diuntungkan saat aktivitas orang-orang kembali berjalan normal seperti sebelum pandemi Covid-19.

Dia memperkirakan, pandemi Covid-19 masih akan berlangsung lama meski vaksinasi Covid-19 telah berlangsung di banyak negara. Bahkan menurutnya, pandemi Covid-19 akan menimbulkan luka yang dalam bagi sejumlah negara berkembang.

“Jadi kurva tidak akan berbentuk V, tapi seperti logo nike, kita lihat akan sangat krusial untuk beberapa negara untuk benar-benar mengelola debt suistanability untuk bisa tetap terjaga,” paparnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 pandemi corona Vaksin Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top