Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemanfaatan Gas Bumi Bisa Tembus 22 Persen pada 2025

Kementerian ESDM menyebutkan pemerintah menetapkan target pemanfaatan gas bumi mencapai 22 persen pada 2025.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 26 Februari 2021  |  01:22 WIB
Seorang santri berada di samping meteran gas jaringan gas bumi rumah tangga di sekitar Pondok Pesantren As-Salafiyah, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (8/1/2019). - ANTARA/Zabur Karuru
Seorang santri berada di samping meteran gas jaringan gas bumi rumah tangga di sekitar Pondok Pesantren As-Salafiyah, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (8/1/2019). - ANTARA/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah mematok target pemanfaatan gas bumi mencapai 22 persen sampai dengan 2025.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi menjelaskan dibutuhkan pengembangan infrastruktur gas untuk mempercepat pemanfaatan gas bumi di dalam negeri, salah satunya LNG Terminal.

"Porsi pemanfaatan gas bumi pada 2020 tercatat sekitar 19,5 persen, di targetkan meningkat menjadi 22 persen pada tahun 2025," jelasnya seperti dikutip dalam keterangan resminya, Kamis (25/2/2021).

Adapun untuk mewujudkan target tersebut, salah satu implementasinya melalui pengembangan terminal LNG di Bali.

PT PLN (Persero) melalui anak usahanya PT PLN Gas & Geothermal (PLNGG) dan PT Dewata Energy Bersih (DEB) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman studi kelayakan kajian untuk pengembangan LNG Terminal Bali.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan studi kelayakan kajian atas pengembangan bisnis LNG yang dilakukan tersebut diharapkan menjadi awal rencana kerja sama pengembangan infrastruktur terminal penerima dan regasifikasi liquefied natural gas (LNG) di Provinsi Bali antara PLN GG dan PT DEB.

"Ini mengacu pada visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, di mana pengembangan infrastruktur energi harus ramah lingkungan mengangkat nilai-nilai kearifan lokal," jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian esdm
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top