Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AP I Uji Coba GeNose di Yogyakarta International Airport

Angkasa Pura I telah memesan alat Genose C-19 untuk melakukan uji coba di Yogyakarta International Airport (YIA) pada tahap pertama.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 24 Februari 2021  |  21:27 WIB
Penumpang keluar dari area bandara seusai mendarat dengan pesawat komersial Citilink saat penerbangan perdana di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, DI Yogyakarta, Senin (6/5/2019). - ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Penumpang keluar dari area bandara seusai mendarat dengan pesawat komersial Citilink saat penerbangan perdana di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, DI Yogyakarta, Senin (6/5/2019). - ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

Bisnis.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I akan menguji coba tahap pertama implementasi alat skrining GeNose C-19 di Yogyakarta International Airport (YIA).

VP Corporate Secretary Handy Heryudhitiawan menjelaskan saat ini sedang berkoordinasi dengan intens kepada seluruh pemangku kepentingan terkait dengan rencana penerapan Genose C-19 dalam pemeriksaan kesehatan bagi pelaku perjalanan transportasi udara.

Handy menjelaskan Kementerian Perhubungan telah meminta operator bandara pelat merah untuk melakukan berbagai persiapan di antaranya dengan membuat tahapan dan pelaksanaan uji coba, menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dan peralatan Genose C-19 hingga berkoordinasi ke pihak penyedia layanan.

Kemudian juga menyiapkan area khusus yang berfungsi sebagai tempat/ruang penggunaan alat Genose C-19 dan menyiapkan prosedur standar dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi penumpang transportasi udara.

“Tahap uji coba pertama di bandara yang kami kelola akan dilakukan di Bandara Internasional Yogyakarta. Saat ini pemesanan alat tersebut juga sedang berlangsung,” ujarnya kepada Bisnis.com, Rabu (24/2/2021).

Menurutnya kendati GeNose akan mulai diterapkan sebagai salah satu opsi bagi penumpang pesawat, layanan Rapid Test PCR Antigen juga masih akan tetap ada karena masih menjadi persyaratan bagi penumpang transportasi udara dari Satgas Penanganan Covid-19. Dia juga mengharapkan adanya pertumbuhan jumlah penumpang kendati kenaikannya belum dapat diprediksikan.

“Tentunya sambil kami juga sama-sama menunggu kebijakan selanjutnya dari Pemerintah Pusat dan Satgas Penanganan Covid-19 terutama jika uji coba Genose C-19 di salah satu bandara kami telah dinyatakan berhasil dan dapat diterapkan sebagai syarat bepergian penumpang pesawat udara di semua bandara,” imbuhnya.

Sebagai gambaran, selama ini dengan berlakunya Rapid Antigen sebagai salah satu dokumen kesehatan, AP I mencatat sejak periode akhir tahun lalu pada 18 Desember 2020 hingga 22 Februari 2021 ini telah melayani hingga 276.031 Rapid Test Antigen di 14 bandara yang kami kelola atau mencapai rata-rata 4.120 RT Antigen per hari.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sejauh ini untuk sektor kereta api, animo masyarakat dalam menggunakan GeNose sangat bagus dan saat ini para pemangku kepentingan di sektor perhubungan laut dan udara juga menginginkan penggunaan alat deteksi Covid-19 tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

angkasa pura i
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top