Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ASDP Siap Singkirkan Bangkai Kapal Feri Terbalik di Kalbar

ASDP Indonesia Ferry akan segera menyingkirkan bangkai KMP Bili yang terbalik di Kalimantan Barat.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 24 Februari 2021  |  15:41 WIB
Kapal motor penyeberangan (KMP) Bili terbalik di Dermaga Parigi Piai di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. / Youtube
Kapal motor penyeberangan (KMP) Bili terbalik di Dermaga Parigi Piai di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. / Youtube

Bisnis.com, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) selaku operator kapal bertanggung jawab untuk melakukan proses pengapungan kapal motor penyeberangan (KMP) Bili yang saat ini berada di bawah permukaan air laut setelah terbalik di Kalimantan Barat (Kalbar) pada 20 Februari 2021.

Hal itu disampaikan Kepala KSOP Sintete Yuli Indrawanto dalam rapat koordinasi yang digelar Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub melalui KSOP Sintete dan beberapa instansi terkait lainnya.

“Pengapungan dan penyingkiran bangkai kapal diperlukan segera mengingat tidak ada alternatif dermaga lain dan mobilitas penduduk yang padat memerlukan angkutan ro-ro,” ujarnya dalam siaran pers yang dikutip, Rabu (24/2/2021).

ASDP lanjutnya, saat ini sedang berkoordinasi dengan perusahaan Salvage. Namun sebelum pengapungan, akan dilakukan survei bawah air terlebih dahulu guna menentukan metode pengapungan kapal dan pengangkatan muatan serta penentuan lama waktu pekerjaan.

“Apabila kapal sudah dapat disingkirkan, PT ASDP segera mencari kapal pengganti,” ungkapnya.

Tak hanya membahas terkait bangkai kapal, rapat tersebut juga menghasilkan beberapa keputusan mengenai langkah-langkah tindak lanjut penanganan korban. Terkait penumpang yang mengalami luka ringan dan dibawa ke Puskesmas Tekarang, Yuli mengungkapkan bahwa Jasa Raharja sudah membayar semua biaya perawatan.

"Selanjutnya, jika ada penumpang yang mendapat perawatan lanjutan, diberikan biaya pengobatan sampai dengan Rp20 juta yang ditanggung oleh pihak asuransi," imbuhnya.

Sebagai informasi, KMP Bili terbalik dan tenggelam di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat saat menyeberangi Sungai Sambas Besar dengan jarak 800 meter dari Tebas menuju Perigi Piai. Insiden tersebut terjadi pada 20 Februari 2021 sekitar pukul 14.00 WIB.

Kronologi awal, kapal menyebrang sungai Sambas besar dengan mengangkut puluhan kendaraan dan puluhan penumpang. Pada saat bersandar dan penumpang mulai turun, kapal miring dan tali putus sehingga terbalik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara kendaraan yang berada di atas kapal terdiri dari 11 truk, 2 mobil dan 40 sepeda motor.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asdp
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top