Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

ASDP Siap Singkirkan Bangkai Kapal Feri Terbalik di Kalbar

ASDP Indonesia Ferry akan segera menyingkirkan bangkai KMP Bili yang terbalik di Kalimantan Barat.
Kapal motor penyeberangan (KMP) Bili terbalik di Dermaga Parigi Piai di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. - Youtube
Kapal motor penyeberangan (KMP) Bili terbalik di Dermaga Parigi Piai di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) selaku operator kapal bertanggung jawab untuk melakukan proses pengapungan kapal motor penyeberangan (KMP) Bili yang saat ini berada di bawah permukaan air laut setelah terbalik di Kalimantan Barat (Kalbar) pada 20 Februari 2021.

Hal itu disampaikan Kepala KSOP Sintete Yuli Indrawanto dalam rapat koordinasi yang digelar Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub melalui KSOP Sintete dan beberapa instansi terkait lainnya.

“Pengapungan dan penyingkiran bangkai kapal diperlukan segera mengingat tidak ada alternatif dermaga lain dan mobilitas penduduk yang padat memerlukan angkutan ro-ro,” ujarnya dalam siaran pers yang dikutip, Rabu (24/2/2021).

ASDP lanjutnya, saat ini sedang berkoordinasi dengan perusahaan Salvage. Namun sebelum pengapungan, akan dilakukan survei bawah air terlebih dahulu guna menentukan metode pengapungan kapal dan pengangkatan muatan serta penentuan lama waktu pekerjaan.

“Apabila kapal sudah dapat disingkirkan, PT ASDP segera mencari kapal pengganti,” ungkapnya.

Tak hanya membahas terkait bangkai kapal, rapat tersebut juga menghasilkan beberapa keputusan mengenai langkah-langkah tindak lanjut penanganan korban. Terkait penumpang yang mengalami luka ringan dan dibawa ke Puskesmas Tekarang, Yuli mengungkapkan bahwa Jasa Raharja sudah membayar semua biaya perawatan.

"Selanjutnya, jika ada penumpang yang mendapat perawatan lanjutan, diberikan biaya pengobatan sampai dengan Rp20 juta yang ditanggung oleh pihak asuransi," imbuhnya.

Sebagai informasi, KMP Bili terbalik dan tenggelam di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat saat menyeberangi Sungai Sambas Besar dengan jarak 800 meter dari Tebas menuju Perigi Piai. Insiden tersebut terjadi pada 20 Februari 2021 sekitar pukul 14.00 WIB.

Kronologi awal, kapal menyebrang sungai Sambas besar dengan mengangkut puluhan kendaraan dan puluhan penumpang. Pada saat bersandar dan penumpang mulai turun, kapal miring dan tali putus sehingga terbalik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara kendaraan yang berada di atas kapal terdiri dari 11 truk, 2 mobil dan 40 sepeda motor.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rahmi Yati

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper