Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diduga Monopoli, ASDP Diminta Segera Rampungkan Dermaga Baru Swasta

Kehadiran operator feri swasta di dermaga dan terminal eksekutif merupakan hal yang positif untuk mengakomodasi hak konsumen dalam memilih layanan. Hal itu juga sangat positif untuk mengakomodasi keinginan operator feri swasta yang ingin memanfaatkan dermaga dan terminal eksekutif tersebut.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 21 Februari 2021  |  15:24 WIB
Pemudik tujuan Lampung antre memasuki kapal feri roro di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Banten. - Antara
Pemudik tujuan Lampung antre memasuki kapal feri roro di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Banten. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Rencana PT ASDP Indonesia Ferry membangun dermaga baru di pelabuhan Merak dinilai positif untuk mengakomodasi kepentingan pelaku swasta dengan sejumlah catatan.

Ketua Umum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengharapkan ASDP segera merampungkan pembangunan dermaga dan terminal eksekutif jilid II, yang ditargetkan bisa dipakai pada mudik Natal dan Tahun Baru 2021.

Dia mengungkapkan kehadiran operator feri swasta di dermaga dan terminal eksekutif merupakan hal yang positif untuk mengakomodasi hak konsumen dalam memilih layanan. Hal itu juga sangat positif untuk mengakomodasi keinginan operator feri swasta yang ingin memanfaatkan dermaga dan terminal eksekutif tersebut.

"Namun, keberadaan operator swasta di dermaga eksekutif harus diatur secara terukur dan ketat agar tetap andal dan prima serta nanti mereka tidak berhenti beroperasi secara sepihak hanya karena target penumpang tidak tercapai," ujarnya pada Minggu (21/2/2021).

Tulus mengapresiasi dermaga dan terminal eksekutif Merak dan Bakauheni yang sangat dibutuhkan untuk mewadahi keinginan dan standar pelayanan lebih pada konsumen.

Dia menyebutkan dermaga dan terminal eksekutif merupakan terobosan cerdas dan inovatif, khususnya dalam memenuhi kebutuhan konsumen penyeberangan. Keberadaannya bisa dipakai bersama operator lain, jika mempunyai standar pelayanan yang sama dan dengan menerapkan pola business to business.

Hal ini perlu dicermati karena pemakaian dermaga dan terminal secara bersama-sama juga berpotensi mengurangi keandalan.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyarankan PT ASDP Indonesia Ferry mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait dengan dugaan praktik monopoli dermaga eksekutif di Pelabuhan Merak serta memastikan pembangunan skybridge dermaga eksekutif yang dikhususkan bagi swasta.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi juga sekaligus mengklarifikasi operator feri tersebut hanya membangun skybridge yang menghubungkan dermaga satu ke terminal premium. Sebelumnya Budi mengatakan ASDP akan membangun dermaga yang baru yang letaknya tidak jauh dari dermaga eksekutif eksisting.

“Ikuti proses di KPPU saja, yang jelas ASDP akan bangun [skybridge] dermaga eksekutif 2 untuk swasta sebelum lebaran semoga sudah ada hasil,” kata Budi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asdp pelabuhan merak
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top