Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lebih Optimistis, Proyeksi Angka Pertumbuhan Global BI Lebih Tinggi dari Domestik

Menurut BI, pemulihan ekonomi global yang lebih tinggi di negara maju akan ditopang terutama oleh Amerika Serikat (AS), sedangkan di negara berkembang didorong oleh perbaikan ekonomi China dan India.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 18 Februari 2021  |  15:35 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Kamis (9/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Kamis (9/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2021 akan tumbuh sebesar 5,1 persen.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan pemulihan ekonomi global diperkirakan akan semakin membaik, salah satunya didorong oleh implementasi vaksinasi Covid-19 di banyak negara untuk membangun herd immunity dan mendorong mobilitas.

Menurutnya, pemulihan ekonomi global yang lebih tinggi di negara maju akan ditopang terutama oleh Amerika Serikat (AS), sedangkan di negara berkembang didorong oleh perbaikan ekonomi China dan India.

Kinerja positif dari beberapa negara tersebut terkonfirmasi dari PMI manufaktur dan jasa di AS, China, dan India yang melanjutkan fase ekspansi. Selain itu, penjualan ritel di China dan keyakinan konsumen di India juga terus meningkat.

“Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi global pada 2021 diperkirakan mencapai 5,1 persen, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya sebesar 5,0 persen,” katanya dalam konferensi pers virtual, Kamis (18/2/2021).

Di sisi lain, BI menurunkan proyeksi angka pertumbuhan ekonomi domestik menjadi sebesar 4,3 hingga 5,3 persen di tahun ini.

Proyeksi ini lebih rendah dari perkiraan sebelumnya pada kisaran 4,8 hingga 5,8 persen, dikarenakan realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV/2020 meleset dari perkiraan BI.

Namun demikian, Perry optimistis perbaikan ekonomi akan terus berlanjut di dalam negeri, didorong oleh program vaksinasi Covid-19 pemerintah dan sinergi kebijakan antara fiskal dan moneter.

“Kami tegaskan momentum perbaikan ekonomi terus berlanjut, berbagai indikator mendukung perbaikan ekonomi berlanjut,” tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia ekonomi global china india
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top