Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UU Cipta Kerja Bawa Angin Segar Sektor Properti

Undang-Undang Cipta Kerja yang di antaranya memberikan pembaruan prosedur investasi di bidang properti, memberikan angin segar.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 29 Januari 2021  |  23:04 WIB
Bangunan gedung apartemen berdiri di dekat taman kota di Jakarta./Bisnis - Dedi Gunawan
Bangunan gedung apartemen berdiri di dekat taman kota di Jakarta./Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Knight Frank Indonesia menilai pembaruan regulasi sedianya memberikan angin segar terhadap perbaikan pasar di sektor properti secara keseluruhan.

Country Head dari Knight Frank Indonesia Willson Kalip menyambut kehadiran Undang-Undang Cipta Kerja yang di antaranya memberikan pembaruan prosedur investasi di bidang properti, termasuk informasi perpajakan dan fasilitas yang ditawarkan untuk penanaman modal di Indonesia.

Pembaruan regulasi sedianya memberikan angin segar terhadap perbaikan pasar di sektor properti secara keseluruhan. Namun demikian, diperlukan diseminasi informasi yang lebih luas agar pihak yang membutuhkan informasi mendapatkan gambaran yang utuh mengenai regulasi yang ada terutama turunan UU tersebut.

"Akselerasi implementasi dari pembaruan regulasi diharapkan mampu menjadi akses terhadap realisasi investasi dan perbaikan kondisi ekonomi secara keseluruhan," ujarnya.

Dia mengutarakan pembaruan petunjuk legal dalam investasi di bidang properti cukup signifikan dalam menarik investasi.

Menurutnya, kerangka hukum dan mekanisme kemudahan bisnis saat ini perlu diketahui bersama untuk menyampaikan sinyalemen positif terhadap institusi bisnis yang membutuhkan data dan informasi tersebut.

Selain itu, optimisme sektor properti mengalami pemulihan pada tahun ini juga didasarkan pada pembangunan infrastruktur yang terus berjalan meski di tengah pandemi.

Dia menilai pula bahwa vaksinasi virus Covid-19 yang sudah dimulai juga memberikan harapan baru untuk pemulihan kondisi ekonomi secara keseluruhan termasuk sektor properti.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti cipta kerja
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top