Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SWF Indonesia Berbeda dengan Negara Lain, Ini Kata Wamenkeu

Logika SWF Indonesia berbeda dengan negara lain. Logika SWF Indonesia ingin mengundang foreign direct investment (FDI) atau foreign fund.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 28 Januari 2021  |  14:07 WIB
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam media briefing, Senin (12/10/2020) - Jaffry Prabu Prakoso/Bisnis.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam media briefing, Senin (12/10/2020) - Jaffry Prabu Prakoso/Bisnis.

Bisnis.com, JAKARTA - Keberadaan Sovereign Wealth Fund (SWF) yang bakal dimiliki Indonesia berlandaskan pada Undang-Undang (UU) 11/2020 tentang Cipta Kerja. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazari mengatakan bahwa lembaga tersebut tidak sama dengan yang dimiliki negara lain.

“Logika SWF Indonesia berbeda dengan negara lain. Logika SWF adalah kita ingin mengundang foreign direct investment [FDI] atau foreignfund,” katanya saat sambutan diskusi virtual, Kamis (28/1/2021).

Suahasil menjelaskan bahwa FDI atau dana asing yang masuk ini bukan menjadikan pemerintah sebagai beban, yakni utang. Negara ingin investasi tersebut sebagai ekuitas.

“Supaya dia bisa masuk sebagai equity, maka Indonesia menyediakan semacam pancingan. SWF dilengkapi dengan modal awal Rp15 triliun,” jelasnya.

Dana awal dari APBN tersebut terang Suahasil akan diperbesar yang sebagian penambahannya merupakan aset BUMN. Keseluruhan aset tersebut akan dikerjasamakan dengan mitra investor strategis dari luar negeri.

Dengan begitu, aliran yang masuk sebagai ekuitas. Ini menjadi sangat penting untuk pembangunan keuangan Indonesia ke depan. Harapannya, yang masuk tersebut sifatnya untuk jangka panjang.

“Ini yang sedang dipikirkan SWF akan mendesain project mana yang dikerja sama dan projek mana yang betul-betul jadi game changer dari pendanaan pembangunan jangka panjang,” ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wamenkeu fdi SWF Indonesia
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top