Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemulihan Ekonomi AS Moderat, the Fed Pertahankan Suku Bunga Level Rendah

Kebijakan tersebut menegaskan kembali janji the Fed untuk menggunakan semua cara yang ada untuk mendukung ekonomi AS selama masa pandemi virus corona.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 28 Januari 2021  |  02:40 WIB
Gedung bank central Amerika Serikat atau The Federal Reserve di Washington, Amerika Serikat, Selasa (17/3/2020). Bloomberg - Andrew Harrer
Gedung bank central Amerika Serikat atau The Federal Reserve di Washington, Amerika Serikat, Selasa (17/3/2020). Bloomberg - Andrew Harrer

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (the Fed) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga mereka di level mendekati 0 persen, menandai pemulihan ekonomi yang moderat.

Kebijakan tersebut menegaskan kembali janji the Fed untuk menggunakan semua cara yang ada untuk mendukung ekonomi AS selama masa pandemi virus corona.

Bank Sentral AS juga mempertahankan kebijakan pembelian surat berharga senilai US$120 miliar per bulan sampai adanya progres signifikan pada target serapan ketenagakerjaan dan inflasi. The Fed juga tidak membuat perubahan terkait dengan komposisi pembelian surat berharga.

"Laju pemulihan aktivitas ekonomi dan serapan tenaga kerja berjalan moderat pada beberapa bulan terakhir, dengan kelemahan terkonsentrasi pada sektor-sektor yang paling terpukul oleh pandemi," demikian keterangan Federal Open Market Committee (FOMC) dalam pernyataan resmi, seperti dilansir Bloomberg, Kamis (28/1/2021).

Sebagai informasi, tingkat tenaga kerja di AS mengalami penurunan pada Desember 2020, pertama kalinya sejak April. Sementara, penjualan ritel juga jatuh, menandai koreksi selama tiga bulan berturut-turut di tengah wabah Covid-19, yang menyebar di seluruh negeri.

Bank Sentral AS juga menambahkan program vaksinasi akan berpengaruh secara signifikan pada pemulihan ekonomi di Negeri Paman Sam tersebut.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell dijadwalkan mengadakan konferensi pers pada pukul 14.30 waktu Washington.

Adapun, Komite Bank Sentral AS dengan suara bulat memilih untuk menjaga bunga acuan di rentang 0 persen hingga 0,25 persen, level yang bertahan sejak Maret 2020.

Keputusan komite tersebut menandai kesimpulan dari pertemuan pertama gubernur the Fed sejak Partai Demokrat mengambil kendali senat sejak awal Januari 2021, sebuah perkembangan yang dinilai sebagai pencerahan prospek ekonomi tahun ini dengan kemungkinan kenaikan stimulus fiskal tambahan.

Prospek ekonomi yang lebih cerah telah mendorong saham AS dan imbal hasil pada surat utang AS di atas 1 persen untuk pertama kalinya sejak Maret 2021, dibantu oleh proposal paket bantuan senilai US$1,9 triliun yang diusulkan oleh Presiden AS Joe Biden, di tengah spekulasi bahwa the Fed bisa menarik dukungan lebih cepat dari perkiraan.

Sejumlah pejabat the Fed telah mengusulkan dalam beberapa minggu terakhir bahwa pengurangan pembelian surat berharga dapat dimulai paling cepat akhir 2021, meskipun pada 14 Januari lalu Powell mengatakan saat ini belum waktunya untuk membicarakan rencana pencabutan dukungan bank sentral.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi as amerika serikat Kebijakan The Fed federal reserve the fed rate

Sumber : Bloomberg

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top