Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penjualan Properti Investasi di Singapura Diprediksi Naik 20 Persen

Kondisi bisnis properti untuk tujuan investasi di Singapura diprediksi membaik sepanjang tahun ini, meneruskan arah positif yang ditunjukkan pada kuartal terakhir tahun lalu.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  15:34 WIB
Residensial di Singapura. - Bloomberg
Residensial di Singapura. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Perkiraan positif untuk properti Singapura 2021 datang setelah rebound kuat yang tercatat di kuartal IV/2020 dengan penjualan properti untuk investasi naik tiga kali lipat qtq dan dua kali lipat yoy menjadi Sin$14,4 miliar.

“Penjualan properti Singapura untuk investasi tiga kali lipat qtq dan dua kali lipat yoy pada kuartal keempat 2020, terutama pada merger REIT [real estate investment trusts], ungkap Colliers International.

Konsultan properti itu memilah 2020 menjadi dua bagian karena terdapat penjualan untuk investasi Sin$18,6 miliar di paruh kedua, yang merupakan pencapaian hingga tiga perempat dari setahun penuh Sin$24,7 miliar.

“Itu memperlihatkan momentum yang kuat menuju 2021,” kata Jerome Wright, Direktur Senior Pasar Modal di Colliers International.

Dengan rebound kuat yang tercatat pada kuartal IV/2020, Colliers Research memprediksi volume untuk 2021 pulih ke tingkat sebelum pandemi, didukung oleh lingkungan Singapura yang probisnis, pertumbuhan ekonomi, dan status negara kota itu sebagai tempat berlindung yang aman.

Selanjutnya konsultan properti tersebut memperkirakan penjualan properti untuk tujuan investasi tumbuh hingga 20 persen menjadi Sin$29,7 miliar sepanjang tahun ini.

Pada kuartal IV/2020, penjualan investasi residensial melonjak 92,6 persen qtq dan 94,2 persen yoy menjadi Sin$1,97 miliar, terutama karena kebangkitan penjualan tanah publik dan swasta.

Namun, untuk sepanjang 2020, volume investasi residensial turun 23,6 persen menjadi Sin$5,25 miliar dibandingkan dengan 2019 dan itu tak terlepas dari tekanan pandemi Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti singapura

Sumber : PropertyGuru.com.sg

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top