Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Rumah Swasta di Singapura Meningkat 2,1 Persen

Harga rumah yang dibangun pihak swasta di Singapura pada 3 bulan terakhir tahun lalu naik 2,1 persen dibandingkan dengan 3 bulan sebelumnya.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 04 Januari 2021  |  20:55 WIB
Perumahan dan properti komersial di Singapura./Bloomberg - Ore Huiying
Perumahan dan properti komersial di Singapura./Bloomberg - Ore Huiying

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga keseluruhan untuk rumah swasta di Singapura meningkat 2,1 persen pada kuartal IV/2020 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Menurut perkiraan kilat Urban Redevelopment Authority (URA) Singapura yang dirilis pada Senin (4/1/2021), peningkatan itu menyusul kenaikan 0,8 persen pada kuartal III/2020 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Untuk 2020 secara keseluruhan, terdapat kenaikan harga 2,2 persen, meskipun terdapat pandemi dan hambatan ekonomi, sedikit menurun dibandingkan dengan peningkatan 2,7 persen pada 2019 yoy 2018..

Harga properti nontanah naik 3,2 persen kuartal ke kuartal pada kuartal IV/2020 setelah naik tipis 0,1 persen pada kuartal sebelumnya qtq.

Berdasarkan wilayah, harga rumah nontanah di kawasan utama naik 3,3 persen pada kuartal IV/2020, berbalik dari penurunan 3,8 persen pada kuartal III.

Di pinggiran kota atau kawasan tengah lainnya, harga naik 4,8 persen qtq, dibandingkan dengan 2,5 persen pada kuartal sebelumnya qtq.

Di pinggiran kota atau di luar wilayah pusat, harga naik 1,7 persen, serupa dengan kenaikan 1,7 persen yang terlihat pada kuartal III.

Sementara itu, harga properti tapak turun 2,1 persen pada kuartal IV dibandingkan dengan kenaikan 3,7 persen kuartal sebelumnya qtq.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti perumahan singapura

Sumber : The Business Times

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top