Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BKP Prediksi Harga Telur Bakal Turun sampai Akhir Februari

Data Badan Ketahanan Pangan menunjukkan harga telur di tingkat produsen telah berada di bawah harga acuan produksi selama 2 pekan terakhir.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 25 Januari 2021  |  20:00 WIB
Pedagang menata telur di Pasar Benhil, Jakarta, Senin (13/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pedagang menata telur di Pasar Benhil, Jakarta, Senin (13/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Harga telur ayam ras diperkirakan terus turun setidaknya sampai akhir Februari sebagai buntut dari pasokan melimpah yang tak diiringi dengan serapan optimal.

Data Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian menunjukkan harga telur di tingkat produsen telah berada di bawah harga acuan produksi dalam dua pekan terakhir.

Kepala Bidang Distribusi Pangan BKP Inti Pertiwi menjelaskan harga acuan produksi (HAP) batas atas berada di angka Rp21.000 per kg. Tetapi, harga jual tingkat produsen secara nasional menyentuh Rp20.254 per kg.

Harga jual yang lebih rendah terjadi di sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang bahkan berada di bawah HAP batas bawah Rp19.000 per kg.

Per 24 Januari 2021, rata-rata harga telur di tingkat produsen di Blitar menyentuh Rp18.033, sedangkan di Kendal berada di level Rp17.200 per kg.

“Produksi melimpah sehingga harga di peternak turun. Perlu ada penyerapan produksi dengan harga yang menguntungkan peternak sebagai solusi,” kata Inti saat dihubungi, Senin (25/01/2021).

Inti mengatakan penurunan harga ini akan berimbas ke harga di tingkat eceran sampai akhir Februari. Harga telur disebutnya akan mulai bergerak sampai akhir Mei 2021 dengan harga telur mencapai Rp25.453 per kg.

“Penurunan harga Februari terlihat dari neraca bulanan yang surplus sampai 38.136 ton,” kata dia.

Sementara pada Mei, neraca telur ayam ras diprediksi defisit 23.780 ton sehingga memicu kenaikan harga.

Turunnya harga telur ayam di tingkat produsen datang bersamaan dengan diterapkannya pembatasan kegiatan masyarakat di Jawa-Bali dalam dua pekan terakhir.

Dalam proyeksi awal harga dan ketersediaan akhir 2020, BKP bahkan memperkirakan harga telur akan stabil tinggi setidaknya sampai Maret 2021 dengan harga rata-rata di tingkat produsen di kisaran Rp20.000 sampai Rp21.000 per kg dan di tingkat konsumen di atas Rp26.000 per kg.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementan stok pangan telur ayam
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top