Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Proyek Lapangan KLD Rampung, Produksi Ditargetkan 16 MMscfd

Proyek di Lapangan KLD berhasil diselesaikan lebih cepat sekitar 3 bulan dari target yang ditetapkan, oleh Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  21:57 WIB
ilustrasi proyek migas lepas pantai.  - istimewa
ilustrasi proyek migas lepas pantai. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) merampungkan proyek di Lapangan KLD dan telah onstream pada awal tahun ini. Dari proyek itu ditargetkan peningkatan produksi gas sebesar 16 MMscfd.

Direktur Pengembangan & Produksi PHE, Taufik Aditiyawarman mengatakan proyek itu berhasil diselesaikan lebih cepat sekitar 3 bulan dari target yang ditetapkan.

Adapun, lapangan proyek KLD yang berlokasi di lepas pantai utara Jawa Barat diselesaikan dengan skema PSC gross split. Sejak dimulai pada April 2019, proyek KLD telah melalui beberapa tahapan di antaranya fabrikasi di lapangan handil, load out & sail away di pertengahan Juli 2020, instalasi offshore, kegiatan pengeboran, hookup & commissioning dan start up.

Lapangan KLD telah mulai mengalirkan gas sejak Desember 2020. Pada awal Januari, PHE ONWJW telah menyelesiakan periode performance test sesuai dengan parameter operasi produksi. Dari lapangan ini, ditargetkan prodproyuksi gas sebesar 16 MMscfd pada periode puncak produksi.

"Produksi dari lapangan KLD akan digunakan seluruhnya untuk kepentingan dalam negeri," ujarnya dalam keterangan resminya, Jumat (22/1/2021).

Deputi Operasio SKK Migas Julius Wiratno mengatakan kondisi harga minyak yang relatif rendah dan dimulainya pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun lalu sangat berdampak pada dinamika industri hulu migas dan sektor pendukungnya.

Untuk itu, SKK Migas akan terus mengupayakan peningkatan pengawasna dan pengendalian terhadap pelaksanaan proyek-proyek pengembangan lapangan, serta secara masif dan progresif berkoordinasi dengan kontraktor kontrak kerja sama dan stakeholder terkait untuk menghasilkan kemajuan.

"Kami berharap capaian ini dapat dilanjutkan dengan baik agar aktivitas hulu migas oleh PHE ONWJ dapat terus memberikan dampak positif pada produksi migas," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina migas
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top