Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Azana Hotels & Resorts Ingin Tambah 18 Hotel Baru Tahun Ini

Azana Hotels & Resorts akan menjadikan CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability) sebagai kekuatan branding terpenting untuk membangun kepercayaan dan keyakinan konsumen.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  12:42 WIB
CEO Azana Hotel & Resorts Management Dicky Sumarsono (kiri) bersama Business Development Manager Agus Haryanto memperlihatkan aplikasi Azana Traveller Apps, di Jakarta, Kamis ( 18/1). - JIBI/Endang Muchtar
CEO Azana Hotel & Resorts Management Dicky Sumarsono (kiri) bersama Business Development Manager Agus Haryanto memperlihatkan aplikasi Azana Traveller Apps, di Jakarta, Kamis ( 18/1). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Azana Hotels & Resorts berambisi menambah 18 hotel baru pada tahun ini di tengah ketidakpastian ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Adapun, 18 hotel baru tersebut terdiri dari 3 Azana Style Hotels, 3 Front One Bed & Breakfasts, 6 Front One Hotels, 2 Front One Cabins, dan 4 Votel Hotels.

Founder & CEO Azana Hotels & Resorts Dicky Sumarsono meyakini bisnis hotel mulai rebound pada tahun ini secara bertahap.

“[Faktor itu adalah] dimulainya vaksinasi, melihat data pertumbuhan ekonomi sesuai dengan APBN 2021 sebesar 4,4 persen, ditambah dengan adanya modal besar Indonesia berupa populasi penduduk yang mencapai 270 juta jiwa, dan banyaknya acara leisure, holiday maupun meeting yang tertunda di tahun lalu,” katanya, dikutip dari keterangan resminya, Jumat (22/1/2021).

Rencana ambisius ini diakuinya tidak akan bisa terwujud jika Azana Hotels & Resorts hanya melakukan bisnis seperti biasa. Pasalnya, pandemi kali ini membuat perubahan sangat dinamis mulai dari tren berwisata masyarakat, akses ke destinasi wisata, hingga penggunaan teknologi secara signifikan.

“Pengusaha hotel jangan melihat krisis ini hanya secara biasa-biasa saja, tetapi lihat secara ekstrim, pastikan agar organisasi kita bisa adaptif, cepat bergerak, dan siap berkompetisi,” jelasnya.

Menurutnya, optimisme ini juga dibangun dari data yang menunjukkan dari 52 hotel yang dikelola di seluruh Indonesia, sudah ada 45 hotel yang okupansinya berada di atas 60 persen. Tak hanya itu, 7 hotel sisanya terus bergerak naik sedangkan laba kotor hotel rata-rata sudah berada di atas 40 persen.

Selain itu, Azana Hotels & Resorts disebut Dicky akan menjadikan CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability) sebagai kekuatan branding terpenting untuk membangun kepercayaan dan keyakinan konsumen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotel Covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top