Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Blue Bird Setop Tambah Kendaraan, Optimalkan Teknologi AI

Blue Bird mengaku akan mengoptimalkan teknologi AI dan belum berencana untuk menambah kendaraan pada tahun ini.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 19 Januari 2021  |  19:32 WIB
Pengemudi mengisi daya taksi listrik Bluebird di sela-sela peluncurannya di Jakarta, Senin (22/4/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Pengemudi mengisi daya taksi listrik Bluebird di sela-sela peluncurannya di Jakarta, Senin (22/4/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Blue Bird Tbk. (BIRD) berencana memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) alih-alih menambah jumlah kendaraan yang saat ini sudah mencapai 25.000 unit di seluruh Indonesia.

Head of Investor Relations PT Blue Bird Tbk. Michael Tene mengatakan saat ini belum ada rencana penambahan unit kendaraan. Perusahaan akan mengoptimalkan kendaraan yang ada serta meningkatkan efektivitas manajemen menggunakan teknologi AI.

"Strategi kami tahun ini adalah meningkatkan pelayanan terbaik kami serta optimalisasi armada dengan berinvestasi di teknologi dan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat untuk memastikan higienitas layanan kami," kata Michael kepada Bisnis.com, Selasa (19/1/2021).

Meski begitu, Michael berujar bahwa Blue Bird juga tidak luput dari pukulan keras pandemi Covid-19. Pasalnya, selama periode sembilan bulan hingga September 2020 saja, pendapatan perusahaan anjlok sekitar 50 persen, meski akhirnya pada kuartal III 2020 naik kembali sebesar 50 persen, lebih dari kuartal II pada tahun yang sama.

"Kami meyakini kondisi terburuk sudah lewat," pungkas Michael.

Sebelumnya, Blue Bird melakukan peningkatan layanan terhadap pelanggannya melalui aplikasi terbaru MyBlueBird5.

Direktur PT Blue Bird Tbk. Adrianto Djokosoetono mengatakan MyBlueBird5 memiliki fitur all-in-one access yang berisi informasi lengkap mengenai jenis layanan yang memudahkan pengguna. Hal tersebut merupakan salah satu inovasi perusahaan sebagai salah satu penyedia layanan transportasi di Indonesia.

"Dalam versi MyBlueBird sebelumnya, Anda harus terlebih dahulu memilih jenis layanan yang diinginkan baru mendapatkan estimasi jarak dan harga dari layanan yang Anda pilih. Apabila dirasa tidak sesuai, maka Anda harus kembali ke awal dan memilih jenis layanan yang lain," kata Adrianto dalam acara peluncuran aplikasi yang digelar secara virtual, Selasa (19/1/2021).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Blue Bird
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top