Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sektor Properti Diklaim Bangkit Terlebih Dulu

Sinyal membaiknya sektor properti sudah mulai terlihat sejak akhir tahun lalu.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 19 Januari 2021  |  12:10 WIB
Kawasan Ciputra World Jakarta. - Istimewa
Kawasan Ciputra World Jakarta. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Pengembang meyakini sektor properti segera bangkit seiring dengan upaya pemerintah menangani pandemi Covid-19 antara lain dengan melakukan vaksinasi.

Menurut Andreas Raditya, General Manager Marketing Ciputra Group, upaya keras pemerintah ini memberi kepercayaan kalangan dunia usaha terhadap membaiknya iklim perekonomian Indonesia pada tahun ini.

Menurutnya, salah satu sektor yang akan bangkit lebih dulu dari efek pandemi adalah sektor properti. Sinyal tersebut sudah mulai terlihat sejak akhir tahun lalu.

Optimisme itu, kata Raditya, juga tampak dari keputusan pemerintah mencanangkan pertumbuhan ekonomi mencapai 4,5 persen pada tahun ini.

“Berbagai regulasi seperti Undang-Undang Cipta Kerja juga akan memberi efek positif. Selain itu, langkah konkret pemulihan ekonomi terus dilakukan pemerintah, seperti dukungan perbankan hingga dibentuknya Lembaga Pengelola Investasi pada akhir tahun lalu,” ujar Raditya melalui siaran pers, Selasa (19/1/2021).

Terkait dengan menurunnya pasar properti pada kuartal kedua, Raditya berpandangan bahwa hal tersebut tidak terlalu merisaukan karena pada kuartal ketiga sampai pada akhir 2020 perekonomian Indonesia terus membaik. “Ini merupakan hal positif yang akan mengurangi kekhawatiran pasar.”

Jika pandemi berhasil dikendalikan kondisi ekonomi negara pun akan kembali pulih. “Meski saat ini permintaan pasar belum membaik, tren perekonomian akan tumbuh positif pada tahun 2021 dapat memberi harapan pasar properti, khusus hunian vertikal yang memang masih sangat dibutuhkan masyarakat perkotaan, baik untuk tempat tinggal maupun sarana investasi,” tuturnya.

Diakui pada tahun ini investor maupun end user akan lebih selektif dalam memutuskan transaksi propertinya.

“Bagi saya ini menarik dan ini peluang, karena artinya pasar bukan tidak mempunyai uang, tapi mereka hanya menunda pembelian mencari produk yang tepat, menguntungkan untuk investasi dan bagi end user sesuai kebutuhannya.”

Raditya menjelaskan bahwa keyakinannya juga tidak terlepas dari tetap positifnya respons pasar terhadap pemasaran apartemen Newton 1 dan Newton 2 yang berada di kawasan Ciputra World 2 Jakarta, Jakarta Selatan. Sejak awal Oktober 2020 apartemen The Newton 1 yang dikembangkan Ciputra Group ini berhasil memenuhi kewajibannya dengan memberi komitmen, serah terima kunci tepat waktu.

Raditya mengatakan bahwa serah terima kunci ini pada unit apartemen The Newton 1, yang merupakan salah satu menara dari pengembangan kawasan Ciputra World 2 Jakarta. Prosesnya dengan mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan aturan Pemprov DKI Jakarta.

Jumlah unit apartemen yang diserahkan pada pemiliknya sebanyak 390 unit dari total 430 unit. Menurut Raditya, konsumen yang datang pada acara serah terima kunci The Newton 1, memberi respons positif. “Bahkan, ada beberapa konsumen melirik dan akhirnya membeli produk The Newton 2. Mereka mengaku puas karena komitmen kami, membangun tepat waktu dengan menjaga kualitas produk.”

Raditya berharap agar ketepatan waktu serah terima unit apartemen meski pada masa pandemi akan memberi kepercayaan masyarakat konsumen sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan pasar properti tahun ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ciputra ciputra world pandemi corona
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top