Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PELNI: Muatan Tol Laut Naik Hampir 3 Kali Lipat pada 2020

PELNI mengajak seluruh pemerintah daerah dan pelaku bisnis untuk memanfaatkan angkutan tol laut ini menjadi bagian untuk pemerataan Bapokting di Indonesia, khususnya wilayah 3TP. 
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 18 Januari 2021  |  06:17 WIB
Ilustrasi aktivitas bisnis angkutan barang Pelni.  - Dok. Pelni
Ilustrasi aktivitas bisnis angkutan barang Pelni. - Dok. Pelni

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) telah mengangkut muatan sebanyak 8.858 TEUs atau naik 147 persen sebanyak 5.265 TEUs dibandingkan dengan 2019. 

Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Yahya Kuncoro mengatakan muatan tol laut sepanjang 2020 terdiri atas muatan berangkat sebanyak 5.666 TEUs dan muatan balik sebanyak 3.192 TEUs. Muatan tersebut naik 147 persen atau naik sebanyak 5.265 TEUs dibandingkan 2019. 

“Kepercayaan masyarakat terus tumbuh dari tahun ke tahun untuk memanfaatkan kapal tol laut. Perusahaan optimis di tahun 2021 ini, kinerja angkutan tol laut akan terus bertumbuh seiring bertambahnya kebutuhan logistik di daerah dan kami pun optimis untuk tahun 2021 ini KM Lognus 2 bisa mengangkut 550 TEUs,” ujarnya mellaui siaran pers, Minggu (17/1/2021).

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di transportasi laut itu hingga kini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas. 

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP di mana kapal perintis menyinggahi 275 pelabuhan dengan 3.739 ruas. 

PELNI juga mengoperasikan sebanyak 20 kapal Rede. Sebaliknya pada pelayanan bisnis logistik, kini PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut serta 1 trayek khusus untuk angkutan ternak. 

Yahya pun mengajak seluruh pemerintah daerah dan pelaku bisnis untuk memanfaatkan angkutan tol laut ini menjadi bagian untuk pemerataan Bapokting di Indonesia, khususnya wilayah 3TP. 

Pda 2021, Pelni akan melayani 8 trayek tol laut. Diantaranya H-1 dilayari oleh KM Logistik Nusantara 1 dengan rute Tg. Perak - Makassar - Tahuna - Tg. Perak. Kemudian Trayek T-19 dilayari oleh KM Logistik Nusantara 2 dengan rute Merauke - Kokas - Sorong - Biak/Korido - Jayapura/Depapre - Sorong – Merauke.

Lalu Trayek T-15 dilayari oleh KM Logistik Nusantara 3 dengan rute Tg. Perak - Makassar- Jailolo - Morotai - Tg. Perak, Trayek T-3 dilayari oleh KM Logistik Nusantara 4 dengan rute Tg. Priok - Kijang - Tarempa - Pulau Laut - Selat Lampa - Subi - Serasan - Midai - Tg. Priok.

Kemudian Trayek T-10 dilayari oleh KM Logistik Nusantara 5 dengan rute Tg. Perak - Tidore - Morotai - Galela - Maba/Buli - Weda - Tg. Perak. Adapula Trayek T-5 dilayari oleh KM Kendhaga Nusantara 1 dengan rute Bitung - Ulusiau/Tagulandang - Tahuna - Lirung/Melanguane - Miangas - Marore - Tahuna - Ulusiau/Tagulandang - Bitung  

“Sisanya yakni Trayek T-14 dilayari oleh KM Kendhaga Nusantara 7 dengan rute Maumere - Lewoleba - Larantuka - Maumere dan Trayek T-13 dilayari oleh KM Kendhaga Nusantara 11 dengan rute Kupang - Rote - Sabu - Waingapu – Kupang,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelni Tol Laut
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top